Tuesday, 25 December 2018

4 Pikiran Ini Sangat Normal Dimiliki Sebelum Berhubungan Seks

img detail
ISTOCK

Rileks, tidak perlu panik.

Jangan panik—kamu tidak gila. Ketika pikiranmu menjadi liar dan gugup sebelum melakukan hubungan seks, itu sesuatu hal yang normal. "Bahkan pada hubungan yang sudah lama pun, bisa muncul ketidakpastian," ujar Claudia Six, PhD, seorang seksolog klinis, pembina hubungan dan penulis buku Erotic Integrity: How To Be True To Yourself Sexually, kepada Elitedaily. Hal terpenting adalah, "kegugupan tersebut normal, dan jika semuanya berjalan lancar, sebaiknya jangan ditahan."

Berikut empat pemikiran biasa, normal, lumrah, lazim, tidak aneh sebelum berasyik-masyuk dengan pasanganmu. 

1. Apakah aku cantik? Apakah badanku bagus?

Banyak orang yang memikirkan apakah gaya rambut sudah rapi, apakah pasangan histeris ketika melihat kamu tanpa makeup, bulu di mana-mana –dan ini sesuatu yang normal. Namun jika berlebihan akan mengganggu. Alih-alih terlalu memikirkan tetek bengek tersebut, coba fokus pada momen dan waktu yang kalian habiskan berdua. Ingat: ketika kamu merasa cantik, kamu akan terlihat cantik. 

2. Apakah aku bisa memuaskan pasanganku?

"Saat kita telanjang dan terangsang adalah momen paling peka," ujar Six. Apalagi jika itu adalah pengalaman pertama. Tanamkan ini di pikiran: kemungkinan besar pasanganmu pun sedeg-degan dan segugup dirimu. 

3. Apakah aku merasa nyaman? 

Tidak hanya normal, tapi pertanyaan ini juga penting diajukan sebelum berhubungan seks. Terutama jika kamu pernah memiliki pengalaman negatif. "Pada sebagian besar kasus, konteks merupakan hal yang esensial untuk seseorang mendapatkan pengalaman yang positif selama seks termasuk apakah lingkungan yang sekarang nyaman, bersih dan menyenangkan," tutur Dr. Shannon Chavez, seorang psikolog dan terapis seks. Olek karenanya pastikan memberitahu pasanganmu jika ada sesuatu yang mengganjal dan membuat tidak nyaman. ?

4. Apakah aku akan mengalami kepuasan?

Atau, apakah akan ada orgasme malam ini? Sayangnya, hal ini tidak bisa diprediksi. Akan tetapi semakin nyaman dan bisa mengomunikasikan apa yang kalian berdua inginkan, kemungkinan mengalami O akan lebih besar. 

Selanjutnya: Ini yang bisa terjadi pada pernikahan jika seks tidak ada. 


MORE ARTICLES


POPULAR ARTICLES
MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR