Monday, 31 December 2018

Amankah Mengonsumsi Gluten Saat Hamil?

img detail
ISTOCK

Apakah harus gluten-free diet?

Jadi, kamu sedang hamil. Selanjutnya, bisa dipastikan kamu rajin meng-Google 'do and don'ts', mencatatnya, melaminatingnya, dan menempelkannya di kulkas. (Selamat, kamu sudah menunaikan tahap awal dari ribuan tahap sebagai ibu hamil.) Satu dari sekian hal yang membuatmu cemas mungkin adalah perkara gluten. Sebuah artikel menuliskan bahwa terlalu banyak mengonsumsi gluten pada saat mengandung bisa memberikan pengaruh negatif terhadap anak. Agar malam ini kamu bisa tidur, Woop menghubungi dr. Arti Indira, MGizi., Sp.GK., seorang dokter spesialis gizi klinik, dari Beyoutiful Clinic dan RSIA Duren Tiga by Brawijaya, Jakarta.

“Gluten adalah protein yang memberikan struktur dan tekstur pada makanan dan banyak ditemukan pada gandum, barley atau rye (seperti roti, crackers, sereal, pasta, kue, cookies, dan pie) dan sering pula ditemukan pada bahan makanan dalam makanan kemasan seperti hot dog, sosis, beberapa dressing salad dan saus soya, sup, permen dan burger vegan," Dokter Arti memulai penjelasannya. "Jika perempuan yang sedang hamil memiliki penyakit celiac, adanya gluten dalam makanan dapat memicu reaksi sistem imun yang dapat merusak saluran pencernaan. Namun, jika tidak memiliki penyakit tersebut, sebaiknya tidak perlu menghindari gluten (gluten free diet) tapi tetap perlu mengatur asupan gluten dalam asupan sehar-hari,” ujarnya.

Dokter Arti juga menegaskan bahwa ketika kita menghilangkan asupan gluten, maka kita juga akan menghilangkan kesempatan tubuh mendapatkan nutrisi yang terdapat dalam gandum. Misalnya, vitamin B (termasuk folat), serat dan beberapa mineral (zat besi dan zinc). Dengan kata lain, gluten aman dikonsumsi oleh perempuan yang sedang hamil?

“Aman,” tegasnya. Namun syaratnya adalah “jika seseorang tidak memiliki penyakit (celiac disease) atau alergi terhadap gluten, ya,” ujarnya. 

Ah, syukurlah (mengelus dada dan perut). Meski bisa aman dikonsumsi, adakah efek yang bisa ditimbulkan?

“Pada sebuah penelitian di Denmark di tahun 2018 menemukan bahwa perempuan yang sedang hamil yang mengonsumsi diet tinggi gluten (>20 gram per hari) akan meningkatkan risiko dua kali lipat anaknya menderita diabetes tipe satu dibandingkan dengan yang mengonsumsi gluten rendah (7gram/hari). Namun, pada penelitian-penelitian lain tahun 2015 ternyata membuktikan bahwa asupan gluten perempuan selama kehamilan tidak berhubungan dengan resiko terjadinya penyakit celiac pada anaknya. Sehingga ibu hamil tidak disarankan untuk mengeliminasi gluten (gluten-free diet) untuk menghindari terjadinya penyakit celiac pada anaknya,” paparnya.

Masih kurang yakin? Bisa dimaklumi. Maka informasi ini mungkin perlu kamu ketahui sebelum mengonsumsi gluten:

  • Konsumsi gluten aman dimakan ibu hamil tanpa penyakit celiac atau alergi gluten sehingga tidak perlu menghindari bahan makan yang mengandung gluten, tapi perlu mengurangi bahan makanan kemasan/diproses yang mengandung gluten. "Selalu pilih makanan yang alami, perbanyak buah dan sayuran sumber protein dalam diet ibu hamil sehari-hari," saran Dokter Arti. 

  • Pada ibu hamil yang intoleransi gluten terdapat beberapa bahan makanan bebas gluten (gluten free) seperti amaranth, buckwheat, dan quinoa yang memiliki nilai gizi tinggi karena mengandung serat, protein, kalsium, dan zat besi. "Selain itu, banyak bahan makanan bebas gluten yang tidak diperkaya dengan asam folat atau zat besi, sehingga penting untuk mengonsumsi suplementasi asam folat dan zat besi sejak sebelum kehamilan. Perempuan dengan penyakit celiac juga perlu mengonsumsi suplementasi kalsium 1200mg dan vitamin D 1000 IU per hari," Dokter Arti mengingatkan. 

Selanjutnya: Sekarang kamu tentang gluten, dan seandainya kamu sedang bingung tentang apakah membiarkan anak pakai makeup ide bagus atau lebih tidak, ini penjelasan dari dokter kulit dan psikolog


MORE ARTICLES


POPULAR ARTICLES
MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR