Friday, 04 January 2019

Bahan yang Harus Dihindari Jika Kamu Memiliki Kulit Berminyak

img detail
ISTOCK

Anti minyak-minyak klub

Bagi perempuan, produk skincare menjadi senjata utama untuk membasmi masalah kulit. Ada banyak jenis tipe kulit: normal, berminyak, kering, sampai kombinasi. Dalam memilih produk skincare, kita juga tidak boleh asal-asalan, karena jika salah memilih, bisa-bisa kulit malah menjadi “korban”. Berbicara tentang jenis tipe kulit, kulit berminyak menjadi masalah yang sering dihadapi oleh perempuan. Katanya jenis kulit ini bisa membuat jerawat tumbuh dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk skincare yang (katanya) bisa menghilangkan minyak di wajah, akhirnya banyak perempuan yang memilih untuk menggunakannya. Namun, apakah minyak bisa benar-benar hilang? Apakah bahan-bahan yang ada didalamnya benar-benar ampuh? Manakah bahan yang harus dihindari?

Dari banyaknya pertanyaan yang muncul dibenak kita, Woop akhirnya menemui dr. Ruri D. Pamela, Sp.KK., seorang dermatolog dari Departemen Kulit RS Suyoto, Jakarta. 

“Bagi yang memiliki kulit berminyak, produk skincare yang sifatnya oil, misalnya essence oil sebaiknya dihindari,” ujarnya. 

Selain itu juga, “pelembap yang banyak mengandung bahan yang bersifat okslusif juga harus dihindari oleh si kulit berminyak. Pelembap yang bersifat okslusif, misalnya yang mangandung lanolin, petroleum, segala jenis oil. Namun, pelembap jenis ini digunakan untuk kulit yang sangat kering dan cara kerjanya menutupi lapisan permukaan kulit agar penguapan kulit (trans epidermal waterloss) dikurangi sehingga kulit tetap lembap,” lanjutnya.

Yep, jauhkan lanolin, petraleum, segala jenis oil, mulai sekarang! 

Eh tapi jika kita harus menjauhkan lanolin, petraleum, dan segala jenis oil. Jadi, apa yang harus digunakan sebagai gantinya?

“Skincare yang sedikit kandungan minyaknya dan sedianya yang lotion atau gel,” sarannya.

Namun, menurut Joshua Zeichner, MD, seorang Direktur Rumah Sakit Kosmetik dan Klinik Mount SInai mengatakan bahwa ada lima bahan yang harus dihindari oleh si kulit berminyak:

  • Petrolatum-Based Ointments

Petrolatum Based Ointments adalah salah satu bahan yang menjadi “bencana” untuk pori-pori tersumbat. Sebagai gantinya kamu bisa menempelkan krim ataupun lation. Juga pastikan untuk mencari istilah ‘noncomedogenic’ pada botol skincare.

  • Alkohol

Produk berbasis alkohol seperti toner dapat membantu menghilangkan kelebihan minyak dari kulit, tapi kulit tetapi seringkali terlalu jauh untuk mengupas kulit yang menyebabkan iritasi. Meski begitu, alkohol akan bisa menganggu penghalang kulit dan menyebabkan peradangan.

  • Minyak Alami

Yep, benar banget! Kebanyakan minyak alami akan memperburuk kulit dan berkontribusi terhadap jerawat dengan menghalangi pori-pori. Jika memang ingin menggunakan minyak, pilihlah minyak dari pohon teh atau minyak kelapa yang memang cocok untuk kulit berminyak.

  • Scrubs

Pengelupasan memang berguna untuk membantu mengangkat sel-sel mati dari permukaan kulit, dan over eksfoliasi dapat menyebabkan iritasi kulit. Scrub juga dapat menyebabkan retakan di lapisan kulit luar yang menyebabkan hilangnya hidrasi dan kulit yang meradang.

  • Pomade

Apa yang kita letakkan di rambut pasti dapat mempengaruhi kulit kita. Yep, apalagi jika rambut menyentuh wajah (misalnya poni), ternyata itu bisa menyebabkan “pomade acne” dimana mereka memblokir pori-pri di kulit dan dapat menyebabkan jerawat.

Selanjutnya: bukan hanya kulit wajah saja yang berminyak, rambut juga berminyak. Tes sederhana ini bisa membantu kamu mengetahui seberapa sering kamu keramas. 


MORE ARTICLES


MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR