Thursday, 09 May 2019

Cara Cerdas Mengontrol Keuangan Setelah Naik Gaji

img detail
iStock

Kamu baru saja naik gaji? Duh, jangan dihambur-hamburkan. Ini cara mengontrol keuangan setelah naik gaji.

“Asyik, gaji naik bulan depan jadi bisa beli ini, itu…” Apa kamu familiar dengan kalimat itu? Jika iya, kamu dalam masalah besar. Ingat, jangan buang-buang gajimu hanya untuk memenuhi hasrat semata. 

Alih-alih membiarkan gaya hidupmu berdampak pada tabungan masa depan, berikut beberapa cara cerdas untuk mengelola keuangan setelah naik gaji.

  • Simpan selisihnya

Berapa pun jumlah selisih setelah kenaikan gaji, jangan mencari cara untuk membelanjakan uang ekstra ini dan menjadikannya bagian dari pengeluaran bulananmu. Tambahkan uang ekstra tersebut walaupun hanya sedikit untuk investasi. Ingat, penghematan kecil yang dilakukan selama bertahun-tahun ini akan menyelamatkanmu nanti di hari tua.

  • Hindari menggunakan kartu kredit

Menggunakan kartu kredit cukup mudah dan sebagian besar dari kita menyadari betapa banyak pembelian yang tidak perlu dalam sebulan. Tidak usah dikatakan lagi, menggunakan kartu kredit tanpa berpikir merupakan salah satu alasan utama kenapa kamu boros. Buat aturan untuk berbelanja menggunakan kartu debit, uang tunai, atau mode pembayaran lainnya yang memotong uang langsung dari tabunganmu. Simpan kartu kredit hanya untuk keperluan darurat dan kamu akan bisa melacak pengeluaran dengan lebih efisien.

  • Kelola tabunganmu

Mengelola beberapa rekening bank terkadang sangat membingungkan dan melelahkan. Coba pertahankan dua tabungan saja, satu untuk investasi, yang lain buat pengeluaran harian. Pastikan bahwa kamu mentransfer sejumlah uang yang telah ditentukan ke rekening tabungan saat gajian dan gunakan sisanya untuk mengelola keuanganmu. Seperti halnya Warren Buffet, “Jangan simpan apa yang tersisa setelah belanja tapi menghabiskan apa yang tersisa setelah menabung.”

  • Investasi tidak boleh berhenti

Kami memahami bahwa pengeluaranmu mungkin naik karena inflasi. Namun itu bukan alasan untuk berhenti berinvestasi. Pikirkan tentang tujuan jangka pendek dan panjang serta cari cara secara cerdas menginvestasikan uang hasil jerih payahmu. Itu bisa dalam bentuk real estate, pasar saham, reksadana atau apa pun. Pastikan kamu menghitung semua risikonya dan membuat keputusan berdasarkan informasi.

  • Tunggu 72 jam

Apa maksudnya? Sebagian besar dari kita adalah korban dari belanja impulsif, terutama online. Lain kali ketika kamu tergoda untuk membeli sesuatu, tanyakan pada diri sendiri apakah benar-benar membutuhkan produk atau tidak? Lalu tunggu selama 72 jam sebelum membeli. Ada kemungkinan besar bahwa kamu bahkan mungkin lupa ingin membeli produk tersebut.

  • Pikirkan apa yang membuatmu tetap kerja di perusahaan sekarang?

Nah, jujur ??pada diri sendiri dan pikirkan tentang alasan mengapa kamu masih bekerja untuk perusahaan sekarang meskipun mendapatkan kenaikan gaji yang buruk? Apakah itu karena kenyamanan kerja? Atau kamu menyukai apa yang dilakukan sehingga uang bukan prioritas bagimu? Mungkin inilah saatnya kamu mulai mencari pekerjaan baru dan kamu tidak pernah tahu, kamu mungkin mendarat di tempat yang lebih baik.


MORE ARTICLES


POPULAR ARTICLES
MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR