Friday, 02 November 2018

Dari Seorang Dermatolog: Produk Anti-Aging-Mu Harus Mengandung Bahan Ini

img detail
ISTOCK

Screenshot informasi ini.

Beberapa merek menyebutnya "anti-wrinkles" dan Drunk Elephant memberikan istilah "pro-skin". Namun, kebanyakan kita mengenalnya dengan istilah produk "anti-aging." 

“Produk anti-aging sangat penting untuk kulit,” kata dr. Dikky Prawiratama, M. Sc, Sp.KK., seorang dermatolog dari Erha Derma Center dan Ergia Klinik, Yogyakarta. “Karena pada satu titik usia manusia, kulit biasanya sudah berkurang kemampuannya untuk mengatasi berbagai stressor baik dari dalam maupun luar, jadi diperlukan tambahan dari penggunaan produk-produk cosmeceuticals,” sambungnya.

Stres dan usia bertambah—hmmm... terdengar familiar. 

Dan kapan sebaiknya kita mulai menggunakannya? 

“Sebaiknya pada usia 35 tahun mulai menggunakan produk anti-aging, karena tubuh terkadang sudah tidak mampu mengompensasi kerusakan dari paparan eksternal (sinar matahari, polusi) dan internal (hormonal dan genetis), sehingga diperlukan asupan tambahan dari luar. Akan tetapi, tetap konsultasikan dahulu dengan dokter spesialis kulit, karena sekali lagi kondisi kulit setiap orang berbeda-beda,” sarannya.

Ada banyak produk yang mengklaim ramuannya ampuh mencegah penuaan dini. Adakah bahan-bahan tertentu yang hukumnya wajib dikandung setiap produk anti-aging? Ibaratnya jika tidak ada mereka, seperti produk Apple tanpa gambar apel digigit. 

“Ada banyak sekali bahan untuk memperbaiki proses penuaan,” tegasnya.

Menurut Dokter Dikky ada lima bahan penting yang harus ada dalam produk anti-aging, antara lain:

  1. Asam Hyaluronat: salah satu penyusun matriks ekstra selular kulit yang berfungsi sebagai natural moisturizing factor di kulit, berguna untuk memberikan kelembapan pada kulit.

  2. Kolagen: kerangka penyusun kulit yang berfungsi untuk elastisitas dan kekenyalan kulit.

  3. Retinol: membantu mengatasi masalah kerutan halus dan tone warna kulit yang tidak merata.

  4. Hydroquinone, asam kojic, arbutin, asam arkobat: bertugas untuk mencerahkan warna kulit.

  5. Alfa tokoferol: salah satu bentuk dari Vitamin E yang berfungsi untuk melembapkan kulit.

Namun, sebelum menggunakan produk anti-aging, ada yang seharusnya kamu ketahui terlebih dahulu: “Pada umumnya tidak ada yang perlu dihindari pre- dan post penggunaan produk anti-aging, karena produk-produk ini bersifat maintenance. Oleh sebab itu penting konsultasi dahulu dengan dokter spesialis kulit agar masalah kulit bisa diidentifikasi dengan baik dan diberikan perencanaan terpadu,” kata Dokter Dikky.

Selanjutnya: Bilang saja kamu sudah menemukan produk anti-aging yang sesuai dengan kebutuhan. Permasalahanmu saat ini adalah bagaimana mengobati bekas luka jerawat (setiap mendengarnya, ingin arghhh!). Ahli kulit ini menjelaskan solusi mengobati—dan mencegahnya. 


 


MORE ARTICLES


POPULAR ARTICLES
MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR