Wednesday, 05 December 2018

Ini Adalah Matras Ideal untuk Setiap Jenis Yoga, Menurut Ahlinya

img detail
ISTOCK

Termasuk matras untuk prenatal yoga.

Sama seperti posisi tempat duduk menentukan prestasi, memilih matras yoga juga sangat menetapkan keberhasilan gaya asanamu. Contohnya, model non-slip tidak akan memadai saat mengikuti hot yoga. Dan matras yang salah akan sulit membuatmu konsentrasi (karena pantat sakit) saat melakukan Yin yoga. 

Jadi, untuk mencari tahu matras terbaik untuk setiap jenis yoga, Woop menghubungi Ahimsa Nusantara, produsen authentic & earth-friendly yoga mat

"Matras yoga yang kamu pakai harus mencerminkan pengalaman dan dedikasimu terhadap olahraga yoga," jelas tim dari Ahimsa melalui email. Oleh karena itu, faktor-faktor seperti bahan dasar, ketebalan, kerekatan, dan tekstur adalah pertimbangan utama ketika mencari matras yoga sesuai kebutuhan. Tidak hanya sebagai alas, menurut Ahimsa, dalam yoga, matras adalah "tempat berlindung, rumah, teritorial kamu, pemberi keseimbangan dan rasa damai ketika berlatih yoga."

Filosofis sekali. 

Apakah kamu pemula? Biasanya, kelompok ini akan memilih PVC (Polyvinyl Chloride) yang "memang menawarkan daya tahan dan kenyamanan, namun produk ini licin untuk pemula yang berkeringat dan tidak ramah lingkungan."  Atau bahan lain yang terbuat dari busa/karet latex yang "mungkin berbahaya bagi pemula yang memiliki alergi," jelas mereka.

Dan ukuran pun menentukan kenyamanan. Menurut Ahimsa, ukuran standar matras yoga adalah dengan lebar 61cm dan panjang 173 - 200 cm, sementara ketebalan sekitar 6mm. Eits, jangan terlalu membeli matras yang terlalu tebal karena, akan sulit menjaga keseimbangan kamu saat berasana." 

Untuk lebih jelasnya, berikut cara memilih matras sesuai tipe yoga. 

Hot yoga

Sesuai dengan namanya, seseorang yang melakukan hot yoga akan memproduksi keringat lebih banyak dari yoga lain karena suhu di ruangan mencapai 33-42 derajat celcius. "Matras yoga yang cocok pada suhu ini adalah matras yang berbahan dasar kapas, serat rami, suede sintetis, natural rubber atau handuk sehingga penggunanya dapat berpose dengan seimbang dan tidak licin ketika berganti pose," papar tim dari Ahimsa. 

Yin/Restorative yoga

Dua yoga ini memiliki mirip: pose gerakan lambat, bertujuan untuk menenangkan pikiran dan sistem saraf, fokus pada nafas, hening, dan gerakannya lembut. Postur tubuh pada yin yoga biasanya pasif dan dilakukan di lantai, sedangkan restorative berfungsi untuk pemulihan tubuh akan penyakit tertentu sehingga membutuhkan lebih dari dua alat bantu sehingga tubuh terasa nyaman. 

"Matras standar adalah yang berbahan serat rami, kapas, suede sintetis atau natural rubber dapat digunakan untuk yin yoga maupun restorative yoga, lebih lagi dalam restorative yoga dapat dilakukan di atas kasur/permukaan yang empuk atau yang membuat tubuh kamu nyaman."

Hatha yoga

"Hatha yoga adalah salah satu olahraga yang memusatkan pada gerak dan napas, latihan ini cocok untuk pemula. Matras yang cocok digunakan adalah matras dengan ukuran dan tebal standar seperti matras berbahan dasar serat rami, kapas, suede sintetis atau natural rubber."

Vinyasa yoga

Gerakan pada vinyasa sangat dinamis, terhubung satu sama lain dengan "koordinasi dan tempo lebih cepat dan menghubungkan fisik, postur dan nafas. Matras yang cocok digunakan yaitu matras standar, travel mat atau berbahan handuk."

Ashtanga yoga

Latihan yang dilakukan di Ashtanga yoga sangat dinamins, dan menuntut sinkronisasi antara nafas dan gerakan agar terjadi detoksifikasi pada tubuh. "Matras yang dapat digunakan sama seperti pada vinyasa yoga, yakni matras standar, travel mat atau berbahan handuk.

Acro yoga

"Acro yoga menggabungkan akrobat, yoga dan penyembuhan/terapi. Matras dengan bahan dasar yang anti-slip baik tebal atau pun tipis dapat digunakan karena level acro yoga biasanya disukai oleh orang-orang yang sudah berpengalaman dan rutin berlatih yoga."

Prenatal yoga

Kamu yang sedang hamil dan yogi sejati harus tahu ini. Oleh karena pose-pose pada yoga ini adalah restorative yoga yang berguna untuk membantu meringankan beberapa penyakit kehamilan yang paling umum dari pinggul yang kaku ke punggung bawah yang sakit. "Rutin berlatih jenis yoga ini akan membuat kamu merasa lebih kuat, tetap aktif selama kehamilan, dan bermanfaat memaksimalkan asupan oksigen bagi jabang bayi. Matras yang dapat digunakan adalah matras yang memiliki ketebalan cukup, kasur atau pun handuk tebal."

Selanjutnya: Punya kebiasaan minum smoothie sebelum atau sesudah yoga? Pastikan komposisinya seperti ini agar keringat dan Adho mukha ?v?n?sana-mu tidak sia-sia. 


MORE ARTICLES


MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR