Friday, 17 May 2019

Kenapa Jadi Malas Ikut ‘Bukber’ Seiring Bertambahnya Usia?

img detail
ISTOCK

Apa hal yang membuatmu jarang ikut ‘bukber’ dengan teman? Kenapa ya jadi malas datang bukber? 

 

Merasa sudah tidak terlalu excited dengan undangan buka puasa bersama (bukber) yang diberikan temanmu? Padahal saat usiamu belasan hingga 20 tahun awal momen puasa adalah hal yang ditunggu-tunggu. Tenang kamu tidak sendiri...

Bukber kerap dijadikan ajang reuni untuk bertemu teman-teman lama. Tidak hanya itu, mengunggah momen bukber di media sosialmu akan menunjukan ‘status sosial’. Beberapa orang beranggapan hal ini akan membuat kita terlihat hits dan gaul. Namun sekarang justru keadaan berbalik, saat undangan bukber tiba, kamu pasti akan merasa malas untuk datang? 

Apa sih yang membuatmu merasa malas? Apa kamu sekarang jadi antisosial? Atau kamu memang tidak punya teman? Woop punya beberapa hal yang bisa menjadi alasannya.

1. Seiring bertambah usia, ‘seleksi alam’ akan membuat teman berkurang 

Disadari atau tidak, jumlah temanmu akan semakin sedikit seiring bertambahnya usia. Dulu mungkin kamu memiliki banyak teman tapi sekarang bisa dihitung dengan jari saja. Tenang, banyak orang yang mengalami hal serupa karena semakin bertambahnya usia kamu akan mengerti tentang perbedaan ‘hanya teman’ dengan sahabat sejati yang bertahan tentu akan memiliki kualitas lebih tinggi.

2. Membutuhkan waktu untuk beristirahat

Setelah disibukan dengan berbagai kegiatan dan pekerjaan, saat pulang kerja hal yang ingin dilakukan hanyalah tidur. Jangankan untuk ikut bukber, kadang dihari senin saja kamu sudah memikirkan waktu weekend-mu akan digunakan untuk tidur seharian.

 

3. Bukber butuh biaya

Ada beberapa orang yang menjadikan puasa sebagai timing yang pas untuk menabung, namun justru momen bukber biasanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dan semakin dewasa, kamu pasti memiliki berbagai kebutuhan, cicilan kendaraan, cicilan rumah, kiriman untuk orang, tabungan pernikahan dan lain-lain. Wajar jika kamu jarang ikut bukber, karena kamu harus mendahului yang mana prioritasmu.

 

4. Menghabiskan waktu dengan keluarga

Semakin kamu dewasa, kamu akan menjadikan keluarga sebagai prioritas utamamu, kamu akan menyadari bahwa orangtuamu semakin menua. Setelah sibuk bekerja delapan jam setiap hari, menghabiskan waktu dengan keluarga akan jauh leih penting dibanding acara apapun.

 

Selanjutnya: Hal sederhana ini penting kamu lakukan saat baru sampai kantor lho. Cari tahu disini.


MORE ARTICLES


POPULAR ARTICLES
MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR