Tuesday, 26 June 2018

Pastikan Produk Kulitmu Mengandung Bahan Ini (Memicu Produksi Kolagen dan Mengikat Radikal Bebas)

img detail
iSTOCK

#skintellectuals.

Percaya atau tidak, sekarang banyak para pemakai produk perawatan kulit—mayoritas perempuan—tidak hanya peduli dengan merek atau bentuk kemasannya, tapi juga bahan-bahan yang terkandung di dalamnya untuk memiliki kulit yang lebih baik. Ini sebuah tren; Business of Fashion menyebut mereka dengan nama "skintellectuals". Mereka tahu persis apa itu AHA, retinol, coenzyme Q10, dan penasaran dengan bahan-bahan lain yang tertulis dengan istilah teknis pada botol kemasan. Saat ini, contohnya, banyak (termasuk, Woop) yang meng-Google "copper peptide". Konon, ibarat kata, ini adalah salah satu dewi tertinggi bahan-bahan perawatan kulit. Wow—benar, nih?

Copper peptides adalah kumpulan asam amino (protein) yang memiliki kemampuan untuk mengikat ion copper (tembaga). Secara alamiah ditemukan dalam tubuh kita juga,” ujar dr. Ruri D. Pamela, Sp.KK., seorang dermatolog dari Departemen Kulit RS Dr. Sutoyo, Jakarta.

Apa saja manfaatnya? 

“Dalam bidang kosmetik copper peptides memiliki kemampuan untuk mempercepat penyembuhan luka, memiliki efek anti peradangan (anti inflamasi), memicu produksi kolagen, memberi manfaat peremajaan pada kulit (anti-aging) dan sebagai salah satu antioksidan yang dapat mengikat radikal bebas,” jawabnya.

Wow—anti-aging, pemicu produksi kolagen, anti peradangan. Kenapa kita baru tahu sekarang, ya?

Layaknya seorang skintellectuals, kita tidak hanya ingin tahu definisi copper peptides, tapi juga penasaran dengan cara kerjanya. Dr. Ruri menjelaskan, begini cara kerjanya: copper peptides akan mengikat ion copper (tembaga) yang merupakan salah satu komponen pemicu radikal bebas penyebab penuaan, yang juga berfungsi sebagai antioksidan dan memperlambat penuaan. Selain itu, copper peptides juga memberi manfaat sebagai penyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari sehingga memberikan perlindungan bagi kulit. Tidak heran jika bahan ini sering kamu temukan di produk-produk tabir surya. 

Copper peptides juga sering digunakan pada usia di mana tanda-tanda penuaan sudah mulai timbul. Dan dapat digunakan mulai usia 20 tahunan.

Sama-sama mengandung asam amino, apa perbedaan copper peptides dengan polypeptides?

Copper peptides umumnya hanya terdiri dari tiga rangkaian asam amino. Sedangkan, polypeptides merupakan rangkaian dari berbagai asam amino. Polypeptide umumnya juga mengandung protein growth factors yang dapat mempercepat signal antar sel-sel dalam tubuh agar replikasi sel (termasuk sel kulit) bisa bekerja lebih optimal. Polypeptides memiliki manfaat yang lebih banyak dibandingkan dengan copper peptides,” jelas Ruri. 

Meski begitu, Dr. Ruri juga menegaskan bahwa copper peptides tidak optimal sebagai anti-aging karena hanya terdiri dari sedikit rangkaian asam amino protein.








 


MORE ARTICLES


MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR