Tuesday, 11 December 2018

Seberapa Efektif Teh Hijau Favoritmu Itu Menurunkan Berat Badan?

img detail
ISTOCK

Baca dan minum.

Dari berbagai pertanyaan penuh misteri di dunia ini—Apakah Tuhan ada? Apakah anjing bisa makan kol? Apakah perang dunia III akan terjadi? Apa kabar Tamara Bleszynski dan Paramitha Rusadi?—ini salah satu yang membuat kita penasaran: apakah teh hijau bisa menurunkan berat badan? Ini pertanyaan ini penting dijawab karena, eh-eh, berhubungan dengan berat badan. Dan sejujurnya, teh hijau berkualitas harganya tidak murah. Jadi, berkaitan dengan kondisi pundi-pundi pribadi. 

"Hingga kini, belum ada rekomendasi, guidelines mengenai teh hijau sebagai salah satu terapi dalam menurunkan berat badan," dr. Nessa Wulandari, MGizi, SpGK., seorang dokter gizi dari dari Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM dan RS. St. Carolus Jakarta menjawab misteri ini. 

Ouch—sakitnya mendengar berita ini... sampai ke rekening bank.

Namun, “beberapa penelitian menunjukkan peran ekstrak teh hijau dalam menurunkan berat badan, walaupun masih bersifat inkonsisten," lanjutnya. Dan itu pun, menurut Dokter Nessa ada syaratnya, yakni jika "konsumsi teh hijau tersebut tanpa tambahan gula,” ujarnya.

Bukan berarti kamu ngambek dan membuang lusinan kotak teh hijau yang sudah memenuhi lemari di dapur. Pasalnya, teh hijau sendiri memiliki manfaat. 

“Teh hijau mengandung kafein dan senyama polifenol yaitu catechin (khususnya epigallocatechin-3-gallate/EGCG). Senyawa polifenol ini yang memiliki potensi utama sebagai antioksidan, juga pencegahan risiko penyakit kardiovaskular. Peran lain yaitu dapat meningkatkan metabolisme lemak sehingga meningkatkan pengeluaran energi yang secara teori dapat menurunkan berat badan,” Dokter Nessa menjelaskan. 

Mengingat manfaatnya yang cukup baik untuk kesehatan, teruskan kebiasaan menikmati teh hijau setiap hari. 

Adakah porsi yang direkomendasikan?

“Hingga kini belum ada kesepakatan berapa banyak teh hijau (secara spesifik ekstrak teh hijau atau EGCG) yang digunakan dalam berat badan. Ada penelitian, tapi range yang digunakan dalam sejumlah penelitian tersebut bervariasi; dari 1 cup (2,5 gram daun teh hijau dalam 200 ml air) hingga 8 cup teh hijau per hari selama 3 sampai 4 bulan. Namun, penggunaan teh hijau yang bervariasi tersebut juga menunjukkan hasil yang inkonsisten dalam penurunan berat badan. Hal ini banyak dipengaruhi oleh faktor seperti penyiapan penyajian, juga proses fermentasi di fase produksi,” ujarnya. 

Oh, bagaimana dengan efek samping? “Dari beberapa penelitian belum ditemukan efek samping yang membahayakan bila dikonsumsi hingga 8 cup teh hijau per hari selama 3 sampai 4 bulan,” terangnya. 

Dokter Nessa kembali mewanti-wanti: “Perlu diingat bahwa konsumsi teh hijau sebaiknya tidak dengan penambahan gula karena akan menambahkan kalori dan juga dianjurkan pula latihan fisik.”

Ah, jadi minum teh hijau plus hidup aktif

Sekarang mungkin kamu bertanya-tanya, apakah semua teh hijau di luar sana memiliki kualitas dan khasiat yang sama?

“Nah, ada yang perlu diketahui bahwa hanya ada satu macam teh hijau yaitu yang berasal dari daun teh Camellia Sinensis,” tegasnya. Intinya, cek kemasan dan baca apakah teh yang kamu beli berasal dari daun teh tipe itu—jika tidak, yah... cari sampai dapat. 

Selanjutnya: Pastikan smoothie itu termasuk dalam kategori "sehat" dengan resep ini. Lalu, ini yang terjadi ketika kamu hanya mengonsumsi sangat sedikit karbo. 
 


MORE ARTICLES


MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR