Sunday, 02 June 2019

Setia Sampai Akhir Hayat—Kisah Cinta Ani Yudhoyono & SBY

img detail
Dok. Instagram @aniyudhoyono

Indonesia berduka karena kepergiaan Ani Yudhoyono. Woop ingin mengenang kisah cinta Ani Yudhoyono dan SBY yang menginspirasi.

 

Istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, dikabarkan meninggal dunia di National University Hospital (NUH), Singapura pada Sabtu malam (1/6). Sebelum masa krisis, Ani Yudhoyono sempat dinyatakan sehat tiga minggu sebelumnya. Kemudian kembali memburuk beberapa hari sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Ani Yudhoyono sudah berjuang melawan penyakit kanker darah selama tiga bulan. Selama sakit, SBY selalu setia menemani sang istri dan tak pernah beranjak dari sisinya. Kesetiaan SBY menemani Ani Yudhoyono memang sudah terlihat dari awal hubungan mereka saat masih menjalin kasih sebelum mengikat janji suci.

Sekelumit kisah cinta Ani Yudhoyono dan SBY akan Woop ceritakan di sini. Perjalanan Ani Yudhoyono dan SBY dimulai sejak 1973. Dalam buku berjudul ‘Kepak Sayap Putri Prajurit’ yang ditulis oleh Alberthiene Endah, pertemuan Ani Yudhoyono dan SBY bermula ketika perempuan bernama asli Kristiani Herrawati diperkenalkan oleh ayahnya kepada SBY di Magelang.

Kala itu, Ani Yudhoyono sedang libur kuliah dan menemani sang ayah Sarwo Edhi Wibowo bertugas di Magelang. Ani Yudhoyono mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama dan akhirnya saling berkomunikasi lewat surat. 

SBY sering menulis surat dan puisi cinta kepada Ani Yudhoyono dan tetap setia walaupun menjalin hubungan jarak jauh selama tiga tahun lamanya. Kemudian di 1976, keduanya memutuskan menikah. Mereka pun dikaruniai dua orang putra, Agus Hari Murti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Kemudian saat SBY terpilih menjadi Presiden ke-6 RI pada 2004 sampai 2014, Ani Yudhoyono selalu setia menemani suami bertugas ke mana saja. Cinta akan fotografi membuat Ani Yudhoyono ingin mengabadikan semua kenangan bersama SBY lewat lensa kamera kesayangannya. Momen bersama anak dan cucu juga direkam lewat kamera pribadinya.

Cinta Ani Yudhoyono dan SBY begitu besar. Sudah bukan rahasia kalau mereka pun memiliki panggilan sayang yakni Pepo dan Memo. Ani Yudhoyono juga selalu tampil kompak dengan SBY menggunakan busana warna senada ketika menghadiri sebuah acara. Ini menjadi bukti kemesraan mereka berdua.

Bahkan sebelum Ani Yudhoyono menghembuskan napas terakhir, ia sempat menulis catatan kecil mengharukan untuk pria yang paling dicintainya, SBY. Peristiwa itu diceritakan oleh sang anak, AHY, dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi. 

Pepo I always happy beside you. Thank you Pepo. Coba buat lagunya Po.

Ketika pertama ketahuan penyakit kanker darah yang saya derita. Saya bilang 'Pepo, maafkan saya merepotkan Pepo'.

Spontan Pepo menjawab "Maafkan Pepo yang tidak bisa menjaga Memo"

Suami istri memang harus saling menjaga, I love you Pepo.”

Terharu! 

Tidak sampai di situ, sebelum Ani Yudhoyono dimakamkan, SBY ingin terus berada di sampingnya. Bahkan SBY meminta untuk membawa jenazah Ani Yudhoyono menggunakan pesawat Hercules saja. Alasannya cuma satu, demi bisa mendampingi Ani Yudhoyono. Woop jadi meneteskan air mata…

Begitu setia SBY hingga akhir hayat Ani Yudhoyono masih terus di sampingnya. SBY pun berulang kali mengecup jenazah sang istri dengan kesedihan tiada tara yang merendam hatinya. 

Selamat jalan Bu Ani Yudhoyono…

 

Selanjutnya: Ani Yudhoyono meninggal setelah menderita kanker darah. Simak berita awalannya di sini.


MORE ARTICLES


POPULAR ARTICLES
MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR