Dermatolog: Produk Anti-Aging-Mu Harus Mengandung Bahan Ini!

Dermatolog: Produk Anti-Aging-Mu Harus Mengandung Bahan Ini!
ISTOCK

Screenshot informasi ini. Inilah bahan paling penting dalam skincare anti-aging kamu. Yuk kita simak!

Beberapa merek menyebutnya "anti-wrinkles" dan Drunk Elephant memberikan istilah "pro-skin". Namun, kebanyakan kita mengenalnya dengan istilah produk "anti-aging." 

“Produk anti-aging sangat penting untuk kulit,” kata dr. Dikky Prawiratama, M. Sc, Sp.KK., seorang dermatolog dari Erha Derma Center dan Ergia Klinik, Yogyakarta. “Karena pada satu titik usia manusia, kulit biasanya sudah berkurang kemampuannya untuk mengatasi berbagai stressor baik dari dalam maupun luar, jadi diperlukan tambahan dari penggunaan produk-produk cosmeceuticals,” sambungnya.

Stres dan usia bertambah—hmmm... terdengar familiar. 

Dan kapan sebaiknya kita mulai menggunakannya? 

“Sebaiknya pada usia 35 tahun mulai menggunakan produk anti-aging, karena tubuh terkadang sudah tidak mampu mengompensasi kerusakan dari paparan eksternal (sinar matahari, polusi) dan internal (hormonal dan genetis), sehingga diperlukan asupan tambahan dari luar. Akan tetapi, tetap konsultasikan dahulu dengan dokter spesialis kulit, karena sekali lagi kondisi kulit setiap orang berbeda-beda,” sarannya.

Ada banyak produk yang mengklaim ramuannya ampuh mencegah penuaan dini. Adakah bahan-bahan tertentu yang hukumnya wajib dikandung setiap produk anti-aging? Ibaratnya jika tidak ada mereka, seperti produk Apple tanpa gambar apel digigit. 

“Ada banyak sekali bahan untuk memperbaiki proses penuaan,” tegasnya.

Lima Bahan Penting yang Harus Ada Dalam Produk Anti-Aging

  1. Asam Hyaluronat: salah satu penyusun matriks ekstra selular kulit yang berfungsi sebagai natural moisturizing factor di kulit, berguna untuk memberikan kelembapan pada kulit.

  2. Kolagen: kerangka penyusun kulit yang berfungsi untuk elastisitas dan kekenyalan kulit.

  3. Retinol: membantu mengatasi masalah kerutan halus dan tone warna kulit yang tidak merata.