5 Perempuan Paling Berpengaruh Dalam Sejarah

5 Perempuan Paling Berpengaruh Dalam Sejarah
Dok. Istimewa
5 Perempuan Paling Berpengaruh Dalam Sejarah

Apakah kamu tahu siapa saja sosok perempuan hebat dan paling berpengaruh di dunia? Baca selengkapnya.

Semua perempuan itu hebat dan istimewa. Buktinya, mereka bisa menjalankan lebih dari satu ‘kehidupan’; menjadi seorang ibu dan wanita karier dalam satu waktu. Tidak hanya itu saja, semua hal itu bisa mereka jalankan dengan baik—tanpa mengeluh sedikitpun. Seperti yang dijalankan oleh kelima orang perempuan hebat yang dimiliki oleh dunia. Mereka berhasil menorehkan berbagai prestasi melalui karya-karya perjuangan dan juga tetap bisa peduli kepada sesama. Tentunya, ha ini membuat namanya harum meski mereka sudah tidak ada di dunia. 

Putri Diana, Putri Kerajaan Inggris

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Siapa yang tidak tahu tentang ‘Putri’ kebanggaan dunia ini? Yep, Putri Diana atau Lady D—begitu kita mengenalnya. Istri dari Pangeran Charles (anak sulung dari Ratu Elizabeth II yang merupakan pewaris takhta kerajaan Britania Raya dan 15 negara Pesemakmuran Inggris) menjadi sosok perempuan yang dikagumi banyak orang karena kepeduliaannya terhadap sesama.

Berbeda dengan putri kerajaan pada umumnya, Putri Wales—nama gelar Diana—sangat berkharisma, rendah hati, memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan sering membantu kaum yang lemah. Namun, kita harus rela kehilangan sosok putri baik hati ini dengan cepat, karena Putri Diana ‘pergi’ meninggalkan dunia di usianya yang masih cukup muda karena sebuah kecelakaan di Paris. 

Margaret Thatcher, Perdana Menteri perempuan Pertama Inggris 

SHUTTERSTOCK
SHUTTERSTOCK

Yep, sosok kedua datang lagi dari Inggris. Margaret Hilda Thatcher yang merupakan perempuan pertama yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris sejak tahun 1979 hingga 1990 dan juga Pemimpin Partai Konservatif.

Sebagai Perdana Menteri, Margaret juga menerapkan kebijakan yang dikenal sebagai Thatcherism, bahkan seorang jurnalis asal Soviet kemudian menjulukinya The Iron Lady karena gaya kepemimpinannya dan kehidupan politiknya yang tak kenal kompromi.

Baca: Deretan Perempuan Cantik Calon Menteri Jokowi

Joan of Arc, Pemimpin Militer Perancis

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jeanned'Arc merupakan pahlawan perempuan dari Perancis. Sering disebut sebagai La Pucelle yang artinya adalah sang dara atau perawan membuat seorang Joand’Arc berani untuk memperjuangkan negerinya.

Gairah berperangnya, kemudian dihembuskan bersama pasukan Charles VII untuk merebut kembali wilayah kekuasaan yang dikuasai Inggris dan Burgundy. Joand’Arc melakukan pengepungan terhadap Orleans sebagai upaya pembebasan. Namun, Joan of Arc pun wafat di usia yang masih sangat muda yaitu 19 tahun di Normandia, Perancis. 

Mary Shelley, Penulis Novel Frankenstein 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pernah menonton atau mendengar tentang film tentang Frankenstein? Yep, sosok Frankenstein diangkat dari novel yang ditulis oleh Mary Shelley dan menjadi popular di dunia.

Kisah Frankenstein muncul dari perjalanan seorang Mary Shelley melewati berbagai negara di Eropa untuk mendapatkan kisah horror terbaik. 

Marie Curie, Ilmuwan Ahli Radioaktif

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Perempuan kelahiran Warsawa, 7 November 1867 ini memiliki peranan sangat besar di dunia pendidikan. Pada  tahun 1891, ia ke Paris untuk melanjutkan studinya di Sorbonne dan memperoleh Lisensiat dalam Fisika dan Ilmu Matematika. Di tempat inilah Marie bertemu dengan jodohnya Pierre Curie, seorang profesor fisika pada tahun 1894 dan kemudian menikah.

Marie kemudian menjabat sebagai Kepala Laboratorium Fisika dan meraih gelar Doctor of Science. Sepeninggal sang suami di tahun 1906, Marie juga meraih gelar sebagai Profesor Fisika Umum di Fakultas Sains dan Direktur Laboratorium Curie di Institut Radium, Universitas Paris. Namun penelitian yang selalu ia lakukan bersama suaminya tentang radioaktif tetap ia lanjutkan termasuk pengembangan metode pemisahan radium dari residu radioaktif. Sepanjang hidupnya, Marie aktif mempromosikan penggunaan radium untuk mengurangi penderitaan dan selama Perang Dunia I.

Selanjutnya: Tertawalah, karena hal itu bisa membuat hubungan pernikahanmu awet.