Tanda-Tanda Kamu Perlu Menyingkirkan Sesuatu dari Lemari

Tanda-Tanda Kamu Perlu Menyingkirkan Sesuatu dari Lemari
ISTOCK

Sudah saatnya dipensiunkan. 

Coba buka? lemari bajumu... oops... selain kondisinya berantakan, yang menjadi penekanan kali ini adalah: apakah tumpukan barang di dalamnya, semuanya, semuanya dipakai? Atau hanya 1/5-nya, jika jujur kamu sebenarnya hanya memakai baju, sepatu, sweater, rok, blouse, aksesoris yang itu-itu saja. Nah, untuk memberikan ruang bernafas kepada item favoritmu, ada baiknya mulai memilah-milah baju dan pernak-pernak yang bisa disingkirkan, dibagikan ke orang lain, atau dijual. "Tapi bagaimana cara tahunya bahwa rok itu tidak akan dipakai lagi dan perlu disingkirkan?" begitu teriakmu penuh protes. OK, itulah salah satu fungsi membaca WOOP: mempermudah hidupmu. Berikut, daftar pertimbangan untuk menghilangkan mereka dari lemari, sekali untuk selamanya. 

PAKAIAN TERKENA NODA MEMBANDEL

Sudah berusaha dan mencoba berbagai cara untuk melenyapkan noda yang menempel di celana yang sebenarnya merupakan kesukaanmu? Jika jawabannya adalah anggukan keras, berarti positif bisa disingkirkan. 

SUDAH BOSAN 

Ini merupakan alasan yang selalu dimiliki oleh perempuan mana saja untuk menyingkirkan sesuatu, termasuk pakaian dan jenis wardrobe lainnya. Jika memang sudah bosan, tidak ada alasan lagi untuk memakainya kembali. Donasikan ke orang lain!

TERLALU TRENDI (PADA MASANYA)

Jika kamu membeli sesuatu karena alasan sedang hot item, lalu tren tersebut hilang dan sepertinya tidak akan kembali lagi dan kamu malu memakainya, then it's positive, my friend

SUDAH SEMPIT

S*it happens. Salah satunya, berat badan bertambah dan membuatmu lebih molek. Dengan rendah hati akui bahwa celana tersebut tidak akan bisa melewati dengkulmu untuk menuju ke pantat. 

BERUBAH GAYA