Banner

5 Dampak Buruk dari Multitasking untuk Hidupmu

5 Dampak Buruk dari Multitasking untuk Hidupmu
ISTOCK

Orang yang multitasking dianggap orang yang hebat. Karena bisa mengerjakan dua atau lebih pekerjaan secara bersamaan. Namun ternyata multitasking tidak selamanya baik untuk dilakukan lho.

Bagi perempuan menjadi seorang multitasking adalah sebuah kewajiban. Kita bisa melakukan berbagai hal secara bersamaan, misalnya membalas pesan sambil memasak dan lain sebagainya. Tapi apa sih arti multitasking? Multitasking adalah kondisi saat kamu mempu melakukan banyak hal sekaligus dalam satu waktu. Memang dengan menjadi orang yang multitasking, semua pekerjaan bisa dengan cepat selesai. Selain itu, banyak orang juga yang mengganggap orang yang multitasking adalah orang yang hebat. Tapi tahukah kamu jika multitasking ternyata justru bisa membuat pekerjaan kamu terhambat? Berikut adalah beberapa alasan kamu harus mulai berhenti multitasking:

  • Bisa Lebih Stres

Multitasking bisa membuat stres? Yep, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California terhadap dua kelompok karyawan (yang terbiasa melakukan multitasking dan tidak), didapati hasil, detak jantung mereka yang mengerjakan dua/lebih pekerjaan secara bersamaan cenderung meningkat. Begitupun dengan level stress yang juga ikut meningkat pada multitasking person.

img

  • Sering Melakukan Kesalahan

Mengerjakan sesuatu secara bersamaan memang kadang bisa membuat kita bingung. Pada ahli mengemukakan saat kamu melakukan dua atau lebih pekerjaan secara bersamaan, maka yang terjadi adalah produktivitas kamu akan berkurang sebanyak 40%. Hal ini pun yang menguatkan oleh penelitian pada tahun 2010 di Perancis yang menyebutkan jika seseorang bisa saja menjadi multitasking person, tapi pekerjaan yang dikerjakan dibatas, level kesulitan pun menjadi sangat rendah, namun sebaliknya jika ditambahkan, maka angka kesalahan langsung meningkat.

  • Memperlambat Kinerja

Duh, tidak disangka multitasking malah bisa memperlambat kinerja. Pada kenyataannya, multitasking memang tidak menghemat waktu yang kamu miliki, tapi justru sebaliknya. Jadi, ada baiknya untuk menyelesaikan terlebih dulu tugas pertama, dibandingkan harus mengerjakan dua tugas dalam satu waktu. Faktanya, multitasking tidak selalu menyelamatkan waktumu.

img

  • Merusak Hubungan

Bagi kamu yang memiliki pasangan, coba untuk tidak menjadi orang yang multitasking. Karena hal ini bisa merusak hubunganmu. Tentu saja, hal ini akan menganggu kualitas waktu bersama, sehingga membuat komunikasi pun perlahan akan renggang. Apalagi, saat salah satu pasangan tidak menyukai tindakan ‘melihat ponsel’ saat mengobrol, ini akan menjadi permasalahan yang serius.

  • Kehilangan Detil Penting

Membaca buku sambal menonton televisi? Yakin kamu bisa melihat seluruh adegan dan tahu apa isi buku tersebut? Cobalah untuk tidak melakukannya, karena kamu akan melupakan beberapa detil penting dari isi buku maupun tontonan di televisi. Hal ini pun akan menyebabkan gangguan pada memori jangka pendekmu dan membuat kemampuan kita untuk mengingat akan melemah, seiring bertambahnya usia.

Selanjutnya: bagi kamu yang merasa sedang di bully? Mungkin, cara ini bisa membantu terbebas dari hal tersebut.