6 Cara agar Bangun Pagi Lebih Mudah (dan Tidak Seperti sedang Disiksa)

6 Cara agar Bangun Pagi Lebih Mudah (dan Tidak Seperti sedang Disiksa)
ISTOCK

Untuk mereka yang selalu merasa "nggak mungkin bisa bangun pagi." 

Tidak semua orang suka bangun pagi. Mari terima saja kenyataan ini agar hidup dan tidur bisa lebih tenang. Namun, ada kalanya bangun tidur pagi-pagi buta itu wajib, misalnya karena penerbangan murah hanya tersedia pagi hari sehingga mau tidak mau harus bangkit dari tidur sebelum pukul 7.  

Jadi apa yang bisa dilakukan—dan masuk akal—sehingga kemungkinan ketinggalan pesawat sangat kecil? Dr. Nerina Ramlakhan, seorang psikolog dan terapis tidur, seperti yang dilaporkan oleh Independent, membagikan beberapa tips dari bukunya, Fast Asleep Wide Awake. Cara-cara ini direkomendasikannya untuk menolongmu beranjak dari balik selimut, walaupun hati dan tubuhmu tidak mau, serta tidak akan membuat tubuh seperti sedang mengalami siksaan dan paksaan. 

1. Rencanakan Malam Sebelumnya

Ramlakhan menyarankan cara terbaik untuk bangun pagi dengan suasana hati yang benar adalah dengan mempersiapkan segala sesuatunya—mulai dari pakaian, sarapan, tas kerja, dsb—malam sebelumnya. 

2. Yakinkan Dirimu Bahwa Kamu Bisa! 

Jika selama ini kamu selalu memiliki pola pikir bahwa kamu bukan orang yang bisa bangun pagi, saatnya mengubah itu. "Katakan pada diri sendiri tentang betapa kamu tidak sabar untuk bangun pagi dan ulang berkali-kali. Sugesti diri memiliki kekuatan yang hebat," tambah Ramlakhan. 

3. Biarkan Sedikit Sinar Matahari Masuk

Secercah sinar matahari akan mampu mendorong ritme sirkadian berfungsi dan mengirimkan sinyal "ayo bangun" di dalam otak. Untuk memungkinkan hal ini terjadi, kamu harus membiarkan tirai sedikit terbuka atau beli alarm yang mengeluarkan cahaya seperti sinar matahari.

4. Dilarang: Ponsel, Tablet, TV

Ramlakhan menyarankan untuk menjauhkan diri dari ponsel, tablet atau tv minimal 30-45 menit sebelum tidur—bila perlu letakkan di ruang lain (bukan kamar tidur). "Ini mengurangi level kecemasan dan menghindari otak terstimulasi berlebihan oleh dopamin yang diproduksi ketika kita dibombardir dengan sinar biru dan informasi." Jika terbangun tengah malam, itu hal yang biasa; tetap jangan pegang ponsel!