7 Cara Membawa Wabi-Sabi ke Dalam Rumah

7 Cara Membawa Wabi-Sabi ke Dalam Rumah
ISTIMEWA

Tren dekorasi ala 2018.

Pernah dengar tentang wabi-sabi? Terdengar seperti salah satu jenis makanan Jepang, tapi ternyata bukan. Ini adalah sebuah tren dekorasi rumah yang sedang beken saat ini. 

Jika beberapa tahun belakangan, banyak rumah yang mengubah rumahnya agar merasa seperti tinggal di daerah Skandinavia, tahun ini giliran Jepang "menginvasi" ruang tamu, kamar, dan sudut-sudut rumah. Konsep yang satu ini agak sulit diterjemahkan, tapi pada dasarnya merupakan kombinasi dari dua kata Jepang: wabi, kesederhanaan; dan sabi, ode untuk ketidaksempurnaan. Dalam rumah, ini artinya kamu didorong untuk menggunakan bahan-bahan organik, pernak-pernik yang dibuat dengan tidak sempurna, mengutamakan unsur otentik—bahkan jika terlihat eksentrik dan aneh. 

Aneh 'kan? Ingin tahu bagaimana cara menerapkan tren dekorasi ini ke dalam rumahmu? Berikut beberapa tips yang bisa dicontek. 

1. Pola Geometris

Yeps! Dekorasi wabi-sabi memadukan dua hal: minimalis dan kesederhanaan. Nah, maka dari itu pola geometris pada dinding menjadi salah satu andalannya.

2. Sinar Alami Sebanyak Mungkin

Dalam gaya dekor Jepang, pencahayaan alami merupakan sebuah hal yang esensial karena menambahkan kecerahan dan ketajaman sebuah ruangan, sekaligus mengurangi batas antara alam dan rumah. Jadi, jika mungkin singkirkan dan buang tirai yang menyedihkan di jendelamu itu dan biarkan sinar matahari masuk dengan bebas. 

3. Benda-benda Buatan Tangan 

Untuk furnitur, wabi-sabi lebih mengutamakan benda-benda buatan tangan—yang biasanya hasilnya tidak sesempurna buatan mesin. Tambahkan vas, mangkok, piring yang terbuat dari tanah liat maupun meja yang terbuat dari kayu; jangan lupa memilih benda-benda yang memiliki fungsi (bukan hanya sekadar pajangan) agar ruangan terasa lebih luas. Pasalnya, Wabi-

4. Warna-Warna Alam