7 Etika Dasar di Meja Makan yang Harus Kamu Tahu

7 Etika Dasar di Meja Makan yang Harus Kamu Tahu
ISTOCK

Pengetahuan dasar wajib.

Kamu undang untuk menghadiri sebuah jamuan makan malam penting. Selain memperhatikan dress code, satu hal membutuhkan atensi ekstra adalah tata krama saat di meja makan. Belum tentu kamu duduk bersama teman atau orang yang kamu kenal lho, jadi ada baiknya kita paham tentang aturan dasar saat berada di situasi ini—yang pasti jangan ribut! Selain itu, Woop sudah menyiapkan daftarnya agar kamu bisa mempraktekkannya:

1. Datang Tepat Waktu

Ya, pertama yang harus diketahui adalah saat kamu mendapatkan undangan sebuah makan siang/malam, ada baiknya jika kamu datang tepat waktu, berpakaian rapi, dan bila mungkin membawa buah tangan, seperti bunga.

2. Mengatur Posisi Duduk

Ternyata dalam situasi ini, posisi duduk itu sangat penting! Krusial. Nama dan wajah cantikmu menjadi taruhannya. Ingat baik-baik, aturan dasarnya: duduk dengan tegak, tidak bungkuk, atau bersandar. Satu lagi, saat kamu memegang peralatan makan (sendok, garpu, pisau) kedua siku tidak mengembang, tujuannya agar tidak saling bersentuhan dengan orang yang duduk di sebelahmu. Ah, ribet juga, ya!

3. Posisi Serbet Bukan di Meja 

Ini biasanya sering dilupakan oleh banyak orang: posisi serbet/ napkin! Oleh karena kamu menggunakannya untuk mengelap bibirmu atau keringat, kemungkinan besar serbetmu akan kotor dan bernoda, jadi sebaiknya letakkan serbet di pangkuan—bukan di atas meja. Ulangi: bukan di atas meja. 

4. Sabar... dan Tunggu!

Setiap orang dan situasi pasti memiliki etika yang berbeda. Memang sih, jika sudah terlalu lapar, rasanya ingin langsung meloncat ke meja dan menyerbu makanan yang tersaji. Namun, satu ada hal yang harus diterapkan jika jamuan makan malam tersebut bukan diadakan di warkop atau warteg, yaitu jangan makan sampai semua orang duduk, semua orang (mulai) dilayani, dan si tuan rumah mengambil garpunya. Intinya, sabar dan tunggu!

5. Perhatikan! Penggunaan Sendok, Garpu, dan Pisau