Ini Adalah Matras Ideal untuk Setiap Jenis Yoga, Menurut Ahlinya

Ini Adalah Matras Ideal untuk Setiap Jenis Yoga, Menurut Ahlinya
ISTOCK

Termasuk matras untuk prenatal yoga.

Sama seperti posisi tempat duduk menentukan prestasi, memilih matras yoga juga sangat menetapkan keberhasilan gaya asanamu. Contohnya, model non-slip tidak akan memadai saat mengikuti hot yoga. Dan matras yang salah akan sulit membuatmu konsentrasi (karena pantat sakit) saat melakukan Yin yoga. 

Jadi, untuk mencari tahu matras terbaik untuk setiap jenis yoga, Woop menghubungi Ahimsa Nusantara, produsen authentic & earth-friendly yoga mat

"Matras yoga yang kamu pakai harus mencerminkan pengalaman dan dedikasimu terhadap olahraga yoga," jelas tim dari Ahimsa melalui email. Oleh karena itu, faktor-faktor seperti bahan dasar, ketebalan, kerekatan, dan tekstur adalah pertimbangan utama ketika mencari matras yoga sesuai kebutuhan. Tidak hanya sebagai alas, menurut Ahimsa, dalam yoga, matras adalah "tempat berlindung, rumah, teritorial kamu, pemberi keseimbangan dan rasa damai ketika berlatih yoga."

Filosofis sekali. 

Apakah kamu pemula? Biasanya, kelompok ini akan memilih PVC (Polyvinyl Chloride) yang "memang menawarkan daya tahan dan kenyamanan, namun produk ini licin untuk pemula yang berkeringat dan tidak ramah lingkungan."  Atau bahan lain yang terbuat dari busa/karet latex yang "mungkin berbahaya bagi pemula yang memiliki alergi," jelas mereka.

Dan ukuran pun menentukan kenyamanan. Menurut Ahimsa, ukuran standar matras yoga adalah dengan lebar 61cm dan panjang 173 - 200 cm, sementara ketebalan sekitar 6mm. Eits, jangan terlalu membeli matras yang terlalu tebal karena, akan sulit menjaga keseimbangan kamu saat berasana." 

Untuk lebih jelasnya, berikut cara memilih matras sesuai tipe yoga. 

Hot yoga

Sesuai dengan namanya, seseorang yang melakukan hot yoga akan memproduksi keringat lebih banyak dari yoga lain karena suhu di ruangan mencapai 33-42 derajat celcius. "Matras yoga yang cocok pada suhu ini adalah matras yang berbahan dasar kapas, serat rami, suede sintetis, natural rubber atau handuk sehingga penggunanya dapat berpose dengan seimbang dan tidak licin ketika berganti pose," papar tim dari Ahimsa. 

Yin/Restorative yoga

Dua yoga ini memiliki mirip: pose gerakan lambat, bertujuan untuk menenangkan pikiran dan sistem saraf, fokus pada nafas, hening, dan gerakannya lembut. Postur tubuh pada yin yoga biasanya pasif dan dilakukan di lantai, sedangkan restorative berfungsi untuk pemulihan tubuh akan penyakit tertentu sehingga membutuhkan lebih dari dua alat bantu sehingga tubuh terasa nyaman. 

"Matras standar adalah yang berbahan serat rami, kapas, suede sintetis atau natural rubber dapat digunakan untuk yin yoga maupun restorative yoga, lebih lagi dalam restorative yoga dapat dilakukan di atas kasur/permukaan yang empuk atau yang membuat tubuh kamu nyaman."

Hatha yoga

HALAMAN
12