Lupakan Sosial Media, Gunakan Tanganmu Untuk Memeluk Seseorang. Sekarang. Juga.

Lupakan Sosial Media, Gunakan Tanganmu Untuk Memeluk Seseorang. Sekarang. Juga.
ISTOCK
Lupakan Sosial Media, Gunakan Tanganmu Untuk Memeluk Seseorang. Sekarang. Juga.

Ada konflik? Waktunya untuk berpelukan!

Teletubbies sepertinya lebih pintar dan lebih tahu—paling tidak tentang berpelukan. 

Untuk Sabtu-Minggu ini saja, kurangi intensitas mengecek media sosial karena... bagaimana ya, mengatakannya tanpa mengeluarkan caci maki? Ah, susah. Intinya, nikmati JOMO (joy of missing out) akhir pekan ini, dan ganti dengan satu aktivitas yang tidak membutuhkan banyak usaha. Modal utamanya: dua atau satu tangan. Lebih jelasnya: memeluk orang yang kamu sayangi. Tidak harus pasangan, bisa siapa pun yang kamu kenal, dan pastinya mereka yang tidak keberatan untuk dipeluk. Mengapa melakukan ini? Sejumlah besar studi menyimpulkan bahwa aksi sederhana ini memberikan kontribusi positif untuk kesehatan fisik dan mentalmu. Aha, tidak heran Teletubbies sering .... yep!

Berikut beberapa manfaat hebat dari aksi kecil berdampak besar itu. 

1. Pelukan Mengurangi Rasa Kesepian

Di era media sosial ini kita memang terhubung dengan lebih banyak orang—hanya tidak secara fisik. Bisa jadi kita balas-balasan komentar selama 24 jam... tapi semuanya ironisnya hanya terjadi pada ranah virtual sehingga tidak jarang membuat kita merasa kesepian. Nah, pelukan menyebabkan perilisan oksitosin (sering disebut "horman pelukan" dan "hormon sosial") di dalam otak sejak alami, sehingga memperkuat hubungan interpersonal dan merasa punya teman lagi. Dan hormon kortisol yang meningkat dihubungkan dengan kesehatan jantung

2. Pelukan Meredakan Konflik

Sebuah studi menemukan bahwa menerima pelukan setelah berkonflik bisa membantu memadamkan perasaan-perasaan negatif. Semoga siapa pun yang sedang "ribut" dengan #apapunitulah saat ini, membaca fakta ini dan berpeluuukan! 

3. Pelukan Mengatasi Krisis Identitas

Studi dari Asociation of Psychological Science menemukan bahwa mereka yang mudah mengalami eksistensial krisis dan takut mati bisa mendapatkan ketenangan melalui sentuhan personal termasuk pelukan. Jadi, peluk oma kamu sekarang! 

4. Pelukan Meningkatkan Imunitas

Kita tidak hanya membicarakan imunitas fisik, tapi juga mental. Sebuah penelitian menyimpulkan mereka yang sering dipeluk lebih jarang sakit (dan jika sakit pun, gejalanya tidak parah)—dan kemungkinan mengalami stres berkurang. Begini alurnya: sentuhan penuh sayang (misalnya pelukan) mengurangi produksi hormon kortisol, si hormon stres.

5. Pelukan Membuat Performa Fisikmu Lebih Baik 

Semoga para atlet yang akan bertanding di Asian Para Games minggu ini sudah tahu fakta ini. Seperti yang dituliskan oleh the New York Times, sebuah studi menyatakan bahwa para atlet tampil lebh baik ketika mereka memperlihatkan ekspresi fisik sebagai bentuk persahabatan (misalnya berpelukan). Studi ini memperlihatkan bahwa tim-tim yang menunjukkan paling banyak sentuhan persaudaraan biasanya berada di urutan teratas dan memberikan penampilan terbaik. 

Selanjutnya: Jangan lupa, setelah diberikan pelukan, ucapkan ini agar hubungan kalian lebih harmonis.