Masturbasi bagi Wanita Berbahaya? Ini Faktanya!

Masturbasi bagi Wanita Berbahaya? Ini Faktanya!
Fakta Masturbasi Bagi Wanita

Masturbasi bagi wanita masih dianggap sebagai hal menyimpang, benarkah hal itu justru berbahaya bagi kesehatan?

Masturbasi atau onani masih menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan, apalagi jika membahas mengenai masturbasi untuk wanita. Nggak jarang, orang malah berpikiran negatif tiap kali topik tersebut muncul dalam pembicaraan.

Padahal, melakukan masturbasi adalah hal yang wajar dan normal bagi laki-laki dan perempuan. Para ahli dalam bidang kesehatan dan perkembangan mental bahkan menyebutkan bahwa masturbasi merupakan aktivitas seksual yang sama positifnya seperti berhubungan seks.

Namun, jika kamu masih ragu-ragu akan bahaya dan dampak buruk masturbasi bagi wanita, penjelasan singkat berikut ini bisa kamu baca.

Mitos dan Fakta Mengenai Masturbasi Bagi Wanita

Boleh nggak sih, wanita melakukan masturbasi?

Memasuki usia pubertas, tubuh dan pikiran tentunya akan matang secara seksual. Rasa ingin tahu dan kesadaran akan tubuh sendiri pun meningkat. Selama waktu itulah, masturbasi bisa menjadi bagian dari kehidupanmu sebagai cara mengeksplorasi tubuh dan minat seksualmu.

Bahaya masturbasi bagi wanita

Meski terkadang masturbasi dapat mengiritasi daerah kewanitaan, melakukan masturbasi bukanlah tindakan menyimpang dan berbahaya, karena nggak membawa dampak besar bagi kondisi fisik tubuh.

Wanita masturbasi
Wanita masturbasi

Menyentuh alat kelamin nggak akan memengaruhi kesehatan alat reproduksi atau kemampuanmu untuk memiliki anak di kemudian hari. Masturbasi juga terbukti nggak menyebabkan gangguan jiwa, seperti mitos-mitos yang selama ini marak di kalangan masyarakat. 

Baca juga: Arti Mimpi Melahirkan Bayi Laki-Laki atau Perempuan, Pertanda Keberuntungan?

Apa efek samping masturbasi bagi wanita?

Masturbasi merupakan kegiatan seksual yang relatif aman karena nggak mendatangkan risiko terkena penyakit menular seksual jika dilakukan sendiri.

Namun, sama seperti potensi efek negatif berhubungan seksual, masturbasi dapat membawa risiko jika kamu menyentuh organ kelamin, air mani, atau cairan vagina orang lain yang terinfeksi penyakit, kemudian memegang kelaminmuu sendiri. Risiko lain juga dapat terjadi jika Anda berbagi mainan seks (sex toys) untuk masturbasi dengan orang lain yang telah terinfeksi.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu di Pahami dan Syarat Sebelum Donor Darah

Manfaat masturbasi bagi wanita

Dibanding dampak buruk bagi kesehatan, masturbasi justru memiliki dampak baik di antaranya adalah sebagai pelepas stress. Yup, masturbasi bisa menjadi cara yang tepat untuk melepaskan tekanan seksual yang terpendam.

Selain itu, masturbasi juga bisa menurunkan tekanan darah dan memposisikan diri dalam keadaan yang lebih tenang dan santai. Dengan kondisi tubuh dan pikiran yang rileks akibat meningkatnya hormon endorfin, kamu akan mendapatkan waktu tidur yang lebih baik dan berkualitas.

Masturbasi bagi wanita
Masturbasi bagi wanita

Nggak hanya itu, hormon endorfin yang dilepaskan otak saat wanita bermasturbasi diketahui juga bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri dan kram perut selama menstruasi.

Nah, itu tadi beberapa fakta dan mitos mengenai masturbasi bagi wanita. Meskipun hal itu masih terbilang normal, kamu tetap harus melakukan konsultasi dengan dokter, apabila frekuensi melakukan masturbasi terlalu sering. 

Jangan lupa juga untuk tetap memerhatikan hal-hal lain seperti kebersihan diri saat melakukan masturbasi, untuk menghindari adanya infeksi pada daerah kewanitaan.

Selanjutnya: Benarkah melakukan hubungan intim saat hamil muda punya risiko yang besar? Daripada bingung, ini dia jawaban tepatnya!

Loading Facebook Comment ...