7 Tata Cara & Niat Mandi Wajib Yang Harus Kamu Ketahui

7 Tata Cara & Niat Mandi Wajib Yang Harus Kamu Ketahui
ISTOCK

Niat mandi wajib yang benar dan tata caranya yang perlu kamu ketahui sesuai dengan syariat Islam

6. Meninggal Dunia 

daihatsu banner

Umat Islam yang meninggal dunia, selain mati syahid, maka mereka wajib untuk dimandikan.

Rukun Mandi Wajib

Fardlu atau rukunnya mandi ada dua yaitu : 

  1. Niat mandi besar harus dilakukan bersama dengan saat pertama kali menyiramkan air ke anggota badan. Anggota badan yang pertama kali di siram ini boleh yang manapun, baik bagian atas, bawah maupun yang tengah. Bila pada saat pertama kali meyiramkan air ke salah satu anggota badan tidak dibarengi dengan niat, maka anggota badan tersebut harus disiram lagi mengingat siraman yang pertama tidak dianggap masuk pada aktifitas mandi besar tersebut.
  2. Meratakan air ke bagian luar seluruh anggota badan. Jika ada sedikit saja bagian tubuh yang belum terkena air maka mandi yang dilakukan belum dianggap sah dan orang tersebut dianggap masih dalam keadaan berhadas sehingga dilarang melakukan ibadah yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang berhadas besar seperti shalat, thawaf, membaca, menyentuh dan membawa Al-Qur’an dan lain sebagainya.

Niat Mandi Besar

Para ulama mengatakan bahwa niat berfungsi sebagai pembeda dari kebiasaan dan ibadah. Ketika hendak mandi besar tentu harus dibedakan dengan aktivitas mandi yang biasa dilakukan.

Dalam hadis dari ‘Umar bin Al Khattab, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

"Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan Intim: Niat dan Hukum

Berhubungan suami istri termasuk salah satu hadas besar. Karena itu, penting bagi kalian pasangan suami istri untuk paham bagaimana cara mandi wajib yang benar.

Allah telah menuliskan perintah untuk mandi wajib dalam Alquran. Allah berfirman: “Wa ing kuntum junuban faththohharuu,”. Yang artinya: "Dan jika kamu junub, maka mandilah," (QS Al Maidah:6).

Niat mandi besar yang harus dibaca ketika hendak mandi wajib setelah syahwat yaitu :

"Bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala."

Artinya:

"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

Shop From Our Partner Cathaofficial.com