7 Tata Cara & Niat Mandi Wajib Yang Harus Kamu Ketahui

7 Tata Cara & Niat Mandi Wajib Yang Harus Kamu Ketahui
ISTOCK

Niat mandi wajib yang benar dan tata caranya yang perlu kamu ketahui sesuai dengan syariat Islam

Hadas besar karena syahwat bisa juga disebabkan karena mimpi basah, keluarnya cairan mani, atau hubungan badan antara suami-istri.

Niat Mandi Besar Setelah Nifas

daihatsu banner

Bacaan niat mandi besar bagi wanita yang selesai nifas, yaitu :

“Bismillahi rahmani rahim nawaitu ghusla liraf'il hadatsil akbar minan nifasi fardlon lillahi ta'ala.”

Artinya:

"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardhu karena Allah Ta'ala."

Niat Mandi Besar setelah Haid

Bacaan niat mandi besar bagi wanita yang selesai masa haid, yaitu :

“Bismillahi rahmani rahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal haidi fardlon lillahi ta'ala.”

Artinya:

"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haid, fardhu karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Mandi Besar Bagi Laki-laki

Ada hadist dan beberapa anjuran yang berbeda mengenai bagaimana cara mandi besar untuk laki-laki.

Menurut hadist yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya dikhususkan untuk laki-laki. Sedangkan perempuan tidak perlu melakukan hal ini.

Berikut ini tata cara mandi wajib dengan cara Nabi Muhammad SAW menurut salah satu hadist,

"Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki." (HR. Bukhari dan Muslim).

Berikut cara mandi besar untuk laki-laki:

  1. Basuh kedua tangan.
  2. Tuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian basuh kemaluan.
  3. Berwudhu seperti tata cara wudhu untuk shalat.
  4. Siram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata.
  5. Basuh kepala sebanyak tiga kali.
  6. Basuh seluruh tubuh.
  7. Basuh kedua kaki.

Tata Cara Mandi Besar Bagi Perempuan

Hal yang membedakan cara mandi besar antara laki-laki dan perempuan adalah tidak perlunya menyela pangkal rambut bagi perempuan.

Bahkan, seorang perempuan tidak perlu membuka jalinan rambutnya. Hal ini disebutkan dalam salah satu hadis yaitu,

"Ummu Salamah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Aku berkata, wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya, apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub? Maka Rasulullah menjawab, Jangan, sebetulnya cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu 3 kali guyuran." (HR. Muslim).

Berikut adalah cara mandi besar untuk perempuan:

  1. Bacalah niat mandi wajib atau mandi junub terlebih dahulu.
  2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, lalu kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan.
  3. Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri.
  4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.
  5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan shalat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
  6. Bilas kepala dengan mengguyurkan air sebanyak 3 kali.
  7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri. Pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.

Bukan hanya cara mandi wajib yang perlu sobat Woop pahami. Mengetahui manfaat dari mandi wajib juga tidak kalah pentingnya.

Islam sangat memperhatikan kebersihan, terutama adalah kebersihan umatnya. Bukan hanya kebersihan badan, pakaian dan tempat yang sifatnya zahir dan jelas, akan tetapi juga dengan bersihnya hati dari perilaku buruk dan penyakit hati.

Menurut Syekh Muhyiddin dalam kitabnya yang berjudul Ibadatul Islam: Fiqhuha, Asroruha, wa Ta’allumu Kaifiyyatiha dalam bab faidah-faidah mandi (fawaidul ghusli), manfaat atau faidah mandi itu adalah:

Mandi adalah sebagai ibadah sebagaimana wudhu’. Ketika seorang muslim melakukan mandi wajib, itu berarti dia telah melaksanakan perintah Allah.

Syekh Muhyiddin mengatakan bahwa dengan melaksanakan perintah Allah, seorang muslim dapat pahala yang besar, kebahagiaan, ketenangan dan kegembiraan.

Mandi wajib menjaga kebersihan. Karena akan menghalangi seseorang saat sedang beribadah, mandi wajib juga dimaksudkan untuk menjaga kebersihan diri. Seorang ulama juga pernah mengatakan bahwa kebersihan sebagian dari iman.

Menjadikan tubuh menjadi semangat untuk menjalankan aktivitas, aktif dan bisa mengusir rasa malas.

Untuk manfaat yang ini, Syekh Muhyiddin menjelaskan: tidak di ragukan lagi, bahwasanya Allah SWT menciptakan dan membuat aturan (syariat) akan sesuatu yang dapat memperbaiki dan menegakkan urusan kita.

Apabila kita dapat mengikuti aturan dan juga syariat-Nya, maka kita bernaung pada naungan cinta dan ridho-Nya. Dan kita pun pasti akan bahagia di dunia dan di akhirat dan diantara syariat-Nya ialah mandi wajib. 

Baca: Harus Baca! 5 Akun Instagram Quotes Islami!

Baca: Seberapa Sering Kamu Harus Mandi Setiap Hari? Ini Jawaban Seorang Ahli

Baca: Mandi Pakai Baking Soda? ini Manfaatnya Buat Kecantikan!

Shop From Our Partner Cathaofficial.com