Tolong Jangan Ketik Ini Saat Mengirim Pesan

Tolong Jangan Ketik Ini Saat Mengirim Pesan
ISTOCK

IWBAPTAKYAIYSTA. 

Jangan salah: bisa berkirim pesan (WhatsApp, LINE, Messenger, SMS) itu memudahkan hidup. (Terutama buat mereka yang menganggap berbicara di telepon itu merupakan sebuah penyiksaan sadis). Namun, terkadang kita mengirim pesan tanpa mengindahkan kaidah-kaidah penting, misalnya tentang fakta kita sudah tidak lagi berumur 15 tahun. Oleh karena itu, WOOP memohon untuk memperhatikan 18 hal INI yang sebaiknya dihindari saat berkirim pesan. 

1. Titik setelah satu kata. Contohnya: “OK.” Ini membuatmu terkesan marah, sedang mengamuk, dan passive-aggressive.

2. “Tunggu bentar.” Definisikan sebentar. Respon saja saat kamu bisa. 

3. Salam terakhir. “Sincerely, Maya.” Serius, nih, benar masih umur 25 tahun?

4. “Kk.” Are you 16?

5. Semua pertanyaan yang diakhiri dengan “?!?!?!????!” Harus ya, sedramatis itu?

6. Sebuah kalimat yang dikirim dalam puluhan pesan yang terpisah. Ini. Bikin. Naik. Darah. Tolong. Jangan. Kirim. Pesan. Terputus. Putus. Seperti Ini. Apa. Kurang. Kerjaan. ?!?!?!????!

7. Pesan yang hanya ditujukan kepada satu orang di dalam grup. Tidak semua orang ingin tahu kamu berhutang 10000 rupiah dengan si A saat makan siang tadi.

8. Pada intinya: group text yang kurang penting. Boleh berhenti langganan?

9. “Hahahahahahhahahhaaha.” Berkali-kali. Iya tahu, kita memang lucu setengah mati!