Tren Traveling 2018: Dari Mulai Liburan Solo Sampai Mencoba Kuliner di Pasar

Tren Traveling 2018: Dari Mulai Liburan Solo Sampai Mencoba Kuliner di Pasar
Intrepid Travel

Fine dining is so #uninstragammable.

Bagaimana daftar travelingmu di tahun 2017 ini? Mantap atau kurang memuaskan karena misalnya tidak ada teman yang bisa diajak liburan bareng? Ini berarti tahun depan akan menjadi tahunmu karena 2018 diramalkan akan lebih ramah kepada solo traveller. Paling tidak, itu menurut Intrepid Travel, salah satu agen perjalanan terbesar di dunia asal Australia. Selain jalan-jalan sendirian, Intrepid memprediksikan beberapa tren jalan-jalan lain yang akan menjadi tema utama foto-foto Instagram tahun depan. 

1. LIBURAN SOLO

Pernah melakukan hal ini: jalan-jalan sendirian tanpa teman atau meninggalkan pasangan di rumah? Mungkin terdengar menakutkan bagi beberapa orang, tapi jangan pernah bilang "tidak mau" sebelum mencoba. Intrepid memperkirakan bahwa di tahun 2018 semakin banyak orang yang akan melakukan ini: berpetualang ke seluruh dunia, solo. Bayangkan enaknya loncat dari satu tempat ke tempat yang lain di Maroko atau India, tanpa harus memikirkan "ah, enak nggak ya," "mau nggak ya, dia," sesekali. 

2. JALAN-JALAN KE TEMPAT YANG LEBIH SEPI

Dan kurang terkenal dan... lebih otentik. Alih-alih menjelajahi Tuskani dan Moldova, orang-orang akan pergi ke Siprus dan Timur Tengah. Atau ke Iran yang mengalami peningkatan turis sebanyak 24% pada tahun 2017. 

3. HEMAT DUIT DENGAN BEPERGIAN PADA PERIODE SEPI

Untuk menghindari hiruk-pikuk dan sesak nafas, di tahun 2018 orang-orang akan memilih untuk bepergian pada periode sepi—bukan liburan sekolah atau liburan akhir tahun. Alasannya, hemat duit dan lebih sepi sehingga bisa menikmati liburan dengan maksimal. 

4. BERPETUALANG ALA DORA

Menurut Intrepid, traveler akan ingin lebih aktif, tetap sehat dan mendapatkan pengalaman yang seutuhnya—tidak puas mengambil foto dari balik kaca bus. Oleh karena itu, hiking, biking dan rafting tours akan menjadi salah satu agenda utama para turis, baik di India, Sri Lanka, Tokyo, Kyoto, maupun di Nepal. 

5. LEBIH TERTARIK MENCOBA KULINER OTENTIK