Ini Alasan Mengapa Pria Tiba-Tiba Mengirimkan Foto Penis Mereka

Alasan Mengapa Pria Tiba-Tiba Mengirimkan Foto Penis Mereka
ISTOCK
Alasan Mengapa Pria Tiba-Tiba Mengirimkan Foto Penis Mereka

Pernah mendapatkan foto penis yang dikirimkan oleh seorang cowok, padahal kamu tidak menginginkannya? Mungkin ini Alasannya

Tidak ada yang melarang melakukan sexting. Titik. 

Apalagi jika umur hubunganmu sudah setua anak pohon beringin dan ingin menjaga hubungan tetap seksi dan tidak membosankan. Namun, super duper membingungkan jika seseorang membagikan foto-foto personal pada fase awal—ya elah, baru juga "geser kanan" atau satu kalimat setelah "hello".

Misalkan, pria yang kamu kenal dari online dating tiba-tiba mengirimkan foto "adik kecilnya". Si penis. (Jika kamu pikir ini jarang terjadi—nuh-uh. Menurut survey Match.com, 49% telah menjadi penerima foto tersebut.) Apa ya, yang ada di dalam pikiran mereka? Padahal, kalau kita ingin melihat mereka telanjang, pasti kita kasih tahu kok!

1. Kebodohan si Lelaki

"Terlepas dari betapa seringnya terjadi hal ini, saya belum menemukan riset yang secara khusus membicarakan hal ini," tulis Justin Lehmiller, Ph.D, seorang seksolog dari Harvard, di situsnya, Sex and Psychology. Akan tetapi dia menekankan, "ada banyak riset yang mengindikasikan bahwa para laki-laki memang tidak terlalu pintar menilai seberapa interesnya perempuan terhadap seks." 

Dan meski belum ada riset komprehensif tentang hal tersebut, penulis buku Tell Me What You Want: The Science of Sexual Desire and How It Can Help You Improve Your Sex Life dan buku kuliah,The Psychology of Human Sexualitymemiliki beberapa teori mengapa kamu pernah (atau sering) menerima parade penis di ponselmu, entah seizinmu atau tidak. 

Baca Juga: Sexting: Ini Panduan yang Harus Diketahui Setiap Perempuan

2. Salah Membaca Situasi

"Apa yang terjadi ketika laki-laki heteroseksual berbicara dengan perempuan yang baru dikenal adalah mereka cenderung salah mengartikan keramahan dengan sikap genit. Pemikiran ini berakar dari sesuatu yang disebut dengan error management theory, sebuah teori evolusioner yang mengindikasikan laki-laki dan perempuan telah mengembangkan persepsi yang spesifik yang berguna untuk kesuksesan reproduksi," tulisnya. 

Maksudnya kira-kira begini: saat laki-laki menangkap ada tanda-tanda ketertarikan dari seorang wanita yang baru dikenal (di Tinder atau di dunia nyata), jika dilihat dari teori tersebut, maka pria akan mengartikannya sebagai kesempatan untuk bereproduksi. 

Dari sisi Darwin, mungkin masuk akal. Namun, dari sisi konsen dan batasan, woaaah.... lumayan menakutkan.