Anak yang Suka Bertengkar dengan Adiknya Itu ‘Bagus’, Lho?

Anak yang Suka Bertengkar dengan Adiknya Itu ‘Bagus’, Lho?
Kenapa Perceraian Sering Terjadi Setelah Punya Anak? - 1
Anak yang Suka Bertengkar dengan Adiknya Itu ‘Bagus’, Lho?

Apa anakmu sering bertengkar dengan adik atau kakaknya? Jika iya, itu bagus, Moms, tenang saja. Ha?

Persaingan antar saudara kandung dialami semua orang. Betul? Baik itu memperjuangkan sepotong cokelat, menjadi favorit orangtua, maupun hal sepele lain yang penting lebih baik dari si kakak atau adik.

Apa kamu punya anak yang suka bertengkar? Drama itu ternyata punya manfaat yang positif menurut penelitian. Dalam studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of Cambridge, berkelahi dengan saudara kandung sebenarnya membantu dia untuk tumbuh secara emosional maupun mental. Mereka yang sering bertengkar dengan kakak atau adiknya memiliki pertumbuhan lebih baik daripada yang tidak.

ISTOCK
ISTOCK

Penelitian berjudul Toddlers Up itu mengamati 140 anak-anak yang membuktikan bahwa saudara kandung memiliki banyak pengaruh satu sama lain. Bahkan dengan berkelahi masih muda membantu dalam mengembangkan keterampilan sosial mereka.

Ketika saudara kandung berdebat, cara mereka membingkai argumen penting dalam meningkatkan kesehatan mental dan perkembangannya. Sebagian besar orang akan berupaya menyelesaikan suatu argumen secara lisan dan itu memungkinkan mereka memperoleh kesempatan untuk menguasai kemampuan mentalnya.

Jika hal tersebut terjadi pada anakmu sebenarnya membantu anak tumbuh menjadi individu yang cerdas. Tidak hanya itu, bila anakmu sering berdebat satu sama lain juga membuat mereka menjadi pribadi yang bijak nantinya—asalkan tak ada kekerasan ya. Kalau sudah ada kekerasan tentu berbeda hasilnya.

Meski demikian, ada yang perlu diperhatikan buat para ibu. Bila pertengkaran antara kakak dan adik sering terjadi pada masa kanak-kanak maka itu bagus. Namun kalau persaingan antar saudara melampaui masa kanak-kanak hingga dewasa, itu mungkin tidak membantu dia tumbuh secara emosional.

ISTOCK
ISTOCK

Peneliti setuju bahwa ada beberapa persaingan saudara kandung yang berubah menjadi ‘racun’ tapi kita perlu memiliki kebijakan yang tepat sebagai orangtua demi memerangi masalah di masa depan.

Untuk itu, jika anak mulai tumbuh remaja tapi masih tidak bisa mengontrol emosi satu sama lain maka diberikan ketegasan. Selama pertengkaran hanya sebatas beradu argumen maka itu bagus buat pertumbuhan si kecil.


Bagaimana dengan anakmu? Apakah mereka sering bertengkar?

Selanjutnya: jangan pernah ajukan lima pertanyaan ini ke pacar ya. Kenapa? Baca di sini lebih lengkapnya.