Istilah Seksualitas Modern yang Harus Kamu Tahu

Istilah Seksualitas Modern yang Harus Kamu Tahu
ISTOCK

Akhir-akhir ini semakin banyak istilah yang digunakan untuk menjelaskan konsep gender dan seksualitas

Ada pentingnya mempelajari terminologi yang tepat untuk berbagai ekspresi seksualitas dan gender yang berbeda. Bukan hanya agar bisa berdiskusi tentang hal ini dengan cara edukatif, tapi juga mendukung orang-orang di sekeliling kita yang mengindentikasi dirinya dengan istilah tersebut.

Oh, ingat baik-baik bahwa istilah ini sifatnya sangat personal, sehingga tidak bisa dengan seenaknya diberikan kepada seseorang—kecuali kamu bertanya kepada mereka. Jadi, sangat penting untuk tidak memiliki asumsi tentang siapa siapa pun dan apa pun hanya berdasarkan penampilan dan tingkah laku mereka. 

Berikut beberapa istilah seksualitas manusia yang barangkali kamu tidak tahu, tapi sebaiknya paham.

Istilah Seksualitas Modern

Agender

Tidak mengidentifikasikan diri dengan gender apapun. Orang yang agender cenderung tidak setuju dengan konsep gender atau merasa hal tersebut tidak berlaku bagi mereka.   

Asexual

Tidak merasakan ketertarikan seksual dengan orang lain. Namun bukan berarti mereka tidak memiliki keinginan seksual atau ketertarikan romantis dengan yang lain. Faktanya, banyak orang yang aseksual tetap melalukan masturbasi dan memiliki hubungan romantis. Beberapa dari mereka juga merasakan ketertarikan seksual, tapi tetap menganggap diri mereka bagian dari spektrum aseksual.  

Cisgender

Memiliki identitas sama dengan jenis kelamin saat dilahirkan. Misalnya, seorang perempuan cisgender, lahir dengan anatomi perempuan (memilik vulva, dsb) dan ditetapkan sebagai perempuan saat lahir.   

Genderqueer

Menetapkan diri sebagai seseorang yang bukan cisgender. Istilah ini termasuk untuk seseorang yang trans, non-binari, pangender, agender, atau singkatnya "genderqueer" tanpa label gender yang lain.   

Gender-noncorming

Istilah ini terkadang digunakan untuk menyatakan sikap menolak stereotip atau peran gender yang tipikal ada di masyarakat. Selain itu, istilah ini juga mengindikasikan penolakan untuk diidentifikasi dengan sebuah gender tertentu. Beberapa orang yang menggolongkan diri pada non-binari atau trans juga mengindentifikasi diri mereka sebagai gender-noncorming.   

Non-binary

Tidak mengidentifikasi diri secara eksklusif sebagai laki-laki atau perempuan. Orang-orang non-binari bisa jadi juga menyebut diri mereka sebagai agender, pangender atau trans. Mereka juga bisa mengidentifikasi diri mereka sebagai perempuan atau laki-laki, dan sekaligus non-binari. Beberapa orang non-binari menggunakan kata ganti "mereka" (bukan "dia").  

Open relationship

Sebuah hubungan dimana satu atau lebih orang diberikan restu untuk memiliki hubungan romantis atau seksual lain. Tipe hubungan ini bisa dilakukan oleh mereka yang menjalin hubungan monogami atau non-monogami.  

Pangender