Ini Kenapa Membandingkan Pasangan Bisa Berbahaya

Ini Kenapa Membandingkan Pasangan Bisa Berbahaya
ISTOCK

Kenal pun tidak, tapi entah kenapa kita seringkali membandingkan kehidupan cinta kita dengan orang lain di sosial media.

Kenal pun tidak, tapi entah kenapa kita seringkali membandingkan kehidupan cinta kita dengan orang lain di sosial media. Kira-kira apa ya, dampaknya? Buruk, ya? Katanya sih, begitu. Siap-siap terkejut.

Membandingkan Hubunganmu dengan Pasangan Lain Membuatmu Tidak Bahagia

Tanda Kalau Dia Mendua - Hubungan seks berubah
Ilustrasi Pasangan Tidak Bahagia
daihatsu banner

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Computers for Human Behaviors menyimpulkan bahwa menggunakan Facebook untuk membandingkan hubungan romantismu dengan hubungan cinta pasangan lain pada dasarnya tidak akan membuatmu merasa lebih baik... atau lebih buruk. Semua itu, tergantung pada interpretasimu. 

Baca: Ingin Hubunganmu Bertahan Lama? Yuk, Kelola Keuangan Bersama

Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap dan melibatkan lebih dari 500 mahasiswa. Dan seperti kebanyakan orang, sebagian besar mahasiswa mengakui bahwa mereka melakukan perbandingan terhadap pasangan lain berdasarkan foto dan cara pasangan tersebut berkomunikasi. Dan kemudian melakukan penilaian apakah pasangan tersebut positif atau negatif. Namun, apa pun penilaian yang diberikan oleh partisipan, tidak lantas membuat partisipan merasa rendah diri, ingin mencari pasangan baru, atau mempengaruhi kesehatannya. Dengan kata lain, melihat sebuah hubungan buruk di Facebook tidak lantas membuat partisipan merasa lebih baik, dan begitu pula sebaliknya, melihat sebuah hubungan baik tidak membuat mereka langsung patah semangat atas hubungan mereka sendiri. 

Kuncinya, faktor yang lebih menentukan adalah interpretasi, persepsi sosial.

Tips Pacaran Sehat - Mengenal lebih dekat
Ilustrasi pasangan bahagia

"Bagaimana kamu menginterpretasikan hubungan orang lain itu adalah komponen paling penting. Tidak peduli jika hubungan orang lain lebih baik atau lebih buruk darimu, yang paling penting adalah interpretasimu positif," kata Morian M. Morry, penulis penelitian tersebut dan seorang profesor psikologi dari Universitas Manitoba, kepada PsyPost

Ambil contoh: kamu melihat foto sebuah pasangan di Facebook yang sepertinya terlihat mesra dan bahagia dari hubunganmu. Jika kamu menginterpretasikannya sebagai sesuatu yang bisa dipakai untuk menyemangatimu untuk memiliki yang lebih baik atau seperti mereka—maka efeknya adalah positif. Sementara, jika hubungan pasangan tersebut terlihat lebih parah daripada status cintamu dan interpretasimu adalah, misalnya, "ah, ternyata hubunganku tidak jelek-jelek banget, lebih baik dari mereka", maka efeknya pun positif. Akan memiliki dampak negatif dan paling buruk adalah ketika melihat pasangan bahagia/ sengsara, kamu berpikir, "hubunganku pasti tidak akan pernah semesra itu," atau "aduh, hubunganku ini kayaknya akan menjadi lebih parah." 

Namun, seperti kebanyakan penelitian, studi ini terbatas, dan butuh pengkajian lebih lanjut. Di antaranya, pertama, tentang berapa lama interpretasi negatif atau positif itu akan bertahan. Kedua, karena penelitian ini meminta partisipan membandingkan diri dengan foto-foto orang asing, belum bisa dipastikan apakah efeknya akan sama atau lebih kuat jika dibandingkan dengan teman dekat, keluarga, atau saudara kandung.

Kalau Woop sih, ingin tahu: apakah dampak yang sama juga akan terjadi jika membandingkan dengan diri dengan pasangan di Instagram! Di sana, persaingannya lebih "sadis"!

Baca: 7 Tips Pacaran Sehat Agar Hubungan Awet Hingga Pernikahan

Shop From Our Partner Cathaofficial.com