Lightweight Challenge: Satu-satunya Tantangan yang Harus Kamu Coba Saat Ini

Lightweight Challenge: Satu-satunya Tantangan yang Harus Kamu Coba Saat Ini
ISTOCK

Dibuka sampai 15 September 2018.

Namanya Gabriella, dipanggil Gaby. Dia adalah pemenang kedua lightWEIGHT Challenge tahun lalu yang mengalami penurunan berat badan hingga 29 kg dalam waktu 12 minggu. Dan sampai saat ini, Gaby masih mencoba mencapai berat badan idealnya dan sudah berhasil sampai di angka 80 kg (berat awal, 130 kg). Ya, dia berhasil menurunkan total 50 kg dengan terus menjalankan program lightWEIGHT yang diberikan saat kompetisi lightWEIGHT Challenge 2018.

LightWEIGHT Challenge adalah kompetisi penurunan berat badan yang diselenggarakan oleh klinik lightHOUSE, sebuah klinik penurunan berat badan dan kontur tubuh pionir yang memiliki program komprehensif di bawah supervisi medis. Tahun 2018 ini, lightWEIGHT Challenge telah memasuki musim kelimanya.

Mengapa klinik lightHOUSE Indonesia menyelenggarakan LightWEIGHT Challenge? Tujuannya adalah untuk mengurangi angka obesitas di Indonesia dengan mengedukasi masyarakat yang menjadi pesertanya sehingga dapat memahami pola makan yang tepat untuk dirinya dan mengubah gaya hidup mereka menjadi lebih sehat.

LightWEIGHT merupakan program yang dirancang khusus oleh dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt, selaku CEO & Founder Klinik lightHOUSE Indonesia. Program lightWEIGHT menggunakan metode yang komprehensif di bawah supervisi medis dalam menangani pasien-pasiennya. Metode komprehensif yang dimaksud adalah program penurunan berat badan secara sehat dan lengkap, termasuk di dalamnya edukasi penatalaksanaan makanan yang baik dengan bimbingan dan bantuan dokter, psikolog dan ahli gizi, juga terapi-terapi penunjang lainnya. Selain program lightWEIGHT, finalis pun diberikan tes DNA untuk mengetahui program apa yang tepat untuk masing-masing finalis berdasarkan DNA.

“Diharapkan dengan metode seperti ini tiap individu tetap dapat makan enak, namun juga dapat mencapai berat badan ideal dan tetap dapat mempertahankannya meskipun programnya telah selesai,” tambah Dokter Grace.

Dinda Rahma Fitriani, pemenang pertama lightWEIGHT Challenge 2018 berhasil menurunkan berat badan sebanyak 27.5 kg dengan persentase turun 23,25% dari berat badan awal. Dinda menyampaikan bahwa, “Program dietnya dirancang sesuai dengan hasil DNA tes saya sehingga sangat tepat sasaran, dan betul-betul sesuai dengan kebutuhan, membuat saya sangat nyaman dan tetap happy dalam menjalankan program diet ini."

Sementara Brian, pemenang ketiga, turun sebanyak 26,7 kg dengan persentase 20,68% dari berat badan awal. Ketiganya satu suara mengatakan bahwa dapat merasakan penurunan lebih dari 20% dari berat badan awal dalam waktu 12 minggu sungguh sangat luar biasa.

“Setelah mengikuti LWC 2018, saya sekarang bisa beraktivitas tanpa terengah-engah, seperti bersihin taman & pekarangan rumah sambil jongkok, jogging lebih jauh, dan sebagainya. Dari sisi pakaian juga tentu banyak perubahan, saya bisa memakai kembali pakaian yang sebelumnya nggak muat atau lebih mudah membeli pakaian yang saya inginkan.” ujar Brian, pemenang ke-3 LWC 2018 yang juga berprofesi sebagai koki.

Menurunkan berat badan dalam jumlah yang banyak dengan metode menyenangkan merupakan hal yang didambakan semua orang. Kamu juga sangat bisa melakukannya dengan motivasi dan komitmen tinggi dari diri sendiri. Are you ready to transform? Klik www.lighthouse-indonesia.com/lwc. Pendaftaran dibuka sampai 15 September 2018. Daftar segera dan dapatkan tubuh sehat dan idealmu sekarang. Ohya, ini GRATIS!

Tentang lightHOUSE Indonesia

LightHOUSEadalah klinik pionir dalam layanan kontrol berat badan dan kontur tubuh, untuk orang-orang yang berjuang dengan berat badan, pembentukan kontur tubuh dan nafsu makan, dengan menyediakan program yang mudah diikuti dan perawatan pendukung yang dibuat khusus dan menyentuh akar masalah, di bawah supervisi medis.

HALAMAN
12