5 Tanda Kehamilan yang Tidak Banyak Orang Tau

5 Tanda Kehamilan yang Tidak Banyak Orang Tau
Tanda Kehamilan yang Tidak Banyak Orang Tau

Terkadang kebanyakan ibu hamil sering tidak menyadari hal ini, karena menganggap tanda-tanda tersebut adalah mirip dengan gejala PMS.

Mual dan muntah serta telat datang bulan adalah gejala hamil yang paling umum terjadi. Biasanya tanda-tanda ini sudah muncul bahkan jika usia kehamilan baru dua minggu. Itu karena segera setelah sel telur dibuahi, tubuh akan mulai mengalami berbagai perubahan untuk menyesuaikan diri.

Dalam kehamilan ada yang uji test pack-nya menunjukkan hasil negatif, padahal dia sudah dalam keadaan hamil. Ada juga yang tetap mengalami pendarahan ringan seperti menstruasi, sehingga gak sadar dirinya sedang hamil. Pendarahan yang dianggap wajar karena menyerupai menstruasi bisa jadi menandakan masalah pada janin, lho.

Meski begitu, ada berbagai tanda hamil lainnya yang mungkin tidak pernah di sadari sebelumnya. Apa saja tanda hamil yang tidak banyak orang tahu? Berikut hasil penelusuran Woop mengenai hal tersebut.

Tanda-Tanda Kehamilan

1. Pendarahan pada Vagina

Pendarahan atau bercak dari vagina juga menjadi salah satu tanda awal kehamilan. Dunia medis mengenalnya sebagai perdarahan implantasi. Perdarahan ini terjadi ketika telur yang telah dibuahi sperma menempel pada dinding rahim, tepatnya pada 10-14 hari pasca pembuahan. Hal tersebut berlangsung dengan waktu singkat dan lebih ringan daripada saat menstruasi.

2. Suhu tubuh tinggi

Suhu tubuh tinggi
Suhu tubuh tinggi

Suhu tubuh basal, alias suhu tubuh, saat baru saja bangun di pagi hari dapat memberikan petunjuk awal dari kehamilan. Suhu tubuh basal akan sedikit meningkat setelah ovulasidan menetap pada suhu yang sama sampai menstruasi berikutnya.

Jika kamu telah mengukur suhu tubuh basal kamu untuk menentukan kapan berovulasi, dan setelah dua minggu kemudian suhu tubuh kamu masih terus naik, ini dapat menjadi tanda bahwa kamu sedang hamil.

Tetapi,tanda dan gejala ini tidak selalu berarti kamu hamil. Beberapa gejala di atas juga bisa jadi akan sakit atau baru akan menstruasi. Namun, jika kamu telat datang bulan sekaligus merasakan beberapa gejala pendorong. Terutama jika kamu tidak mencatat siklus menstruasi, atau jika siklus menstruasi kamu bervariasi dari satu bulan ke bulan yang lain, mungkin ini saatnya kamu melakukan tes kehamilan dirumah.

Baca juga: Amankah Mengonsumsi Gluten Saat Hamil?

3. Sering buang air kecil

Frekuensi buang air kecil juga meningkat pada awal kehamilan. Biasanya pada minggu ke-6 atau ke-8 usai pembuahan. Memang tanda ini bukan saja disebabkan oleh kehamilan saja, bisa jadi mengalami anyang-anyangan, infeksi saluran kemih, atau minum obat yang menyebabkan buang air kecil. Akan tetapi, sering buang air kecil saat hamil semata akibat perubahan hormon. Maka dari itu cek lagi tanda kehamilan lainnya yang juga kamu alami untuk memastikannya.

4. Kram Perut

Kram Perut
Kram Perut

Beberapa wanita mengalami kram ringan pada rahim saat awal kehamilan. Meski kadang hal ini kerap kali membingungkan para wanita, karena hampir mirip dengan gejala PMS dan pada akhirnya menganggap kram perut tersebut adalah gejala PMS.Jika sudah seminggu lebih sejak gejala kram terasa dan belum juga menstruasi, bisa jadi kamu benar hamil.

5. Mood yang berubah-ubah

Karena perubahan kadar hormon dalam tubuh pada awal kehamilan, membuat mood juga terpengaruh. Menjadi lebih sering merasa emosional, mudah menangis, mudah kesal, hingga sedih pada hal-hal kecil. Mirip-mirip seperti gejala PMS juga ya? Makanya, kebanyakan ibu hamil sering tidak menyadari hal ini, sampai akhirnya mengetahui bahwa tanda ini datang bersamaan tanda kehamilan lainnya.   Nah, itulah beberapa ciri-ciri kehamilanyang banyak orang belum ketahui. Sebaiknya, jika kamu mengalami hal tersebut, langsung periksa ke dokter ya, ladies.

Selanjutnya: Penyakit memang bisa datang tak terduga. Begitu pula dengan tenggorokan gatal yang tentunya sangat mengganggu. Inilah cara mengatasinya.