Bekas Jerawat Bikin Malu? Ini Cara Terbaik Mengobatinya!

Bekas Jerawat Bikin Malu? Ini Cara Terbaik Mengobatinya!
ISTOCK

Punya bekas jerawat yang sulit dihilangkan? Jangan pesimis dulu, karena ini cara mengobatinya yang benar menurut dokter

Lupakan film horor dan Halloween—bekas-bekas luka jerawat bisa membuatmu (ingin) teriak histeris setiap kali berdiri di depan kaca. Jika makeup Halloween sudah pasti bisa dihilangkan dan tidak berbekas lama (ingat untuk mencoba pembersih wajah ini), maka bekas luka jerawat arghh.... ahh.... (baca: susah dihilangkan). 

“Jerawat yang dapat menimbulkan bekas luka biasanya adalah jerawat yang meradang,” kata dr. Listya Paramita, sp.KK., dari Elshéskin Clinic, Yogyakarta, kepada Woop.

Jadi, tidak semua jerawat sama.

“Semakin hebat radang yang terjadi atau makin lama radang pada jerawat terjadi, atau makin sering terjadi (jerawat yang meradang) akibatnya akan meningkatkan risiko terjadinya scar acne. Scar acne juga dapat terjadi pada jerawat meradang yang sering dipencet-pencet atau dikeluarkan isinya.”

Ah, kehororan yang terjadi di wajahmu akibat bekas jerawat, ternyata... salah satunya adalah berkat tangan-tanganmu yang gatal. 

Sedikit kronologi terbentuknya bekas jerawat: “Acne scar terbentuk akibat adanya proses penyembuhan luka yang tidak sempurna dan terbentuknya jaringan fibrosis di bawah kulit. Akibatnya, terjadi kerusakan struktur kulit, sehingga strukturnya dan tekstur kulit akan berbeda dari kulit normal yang ada di sekitarnya,” ujarnya.

Menurut Dokter Listya, ada empat tipe scar acne yang harus diwaspadai yaitu: 

1. Ice Pick Scar

Bentuknya bisa seperti bulatan kecil atau lubang oval, seperti bekas luka cacar air. Ini adalah luka yang paling sulit diobati karena mencapai bagian kulit dalam. 

2. Boxcar Scar

Lebar, berbentuk U dan ujungnya kasar. Bisa dalam atau hanya di permukaan. Semakin tidak terlalu dalam, semakin cepat responnya terhadap perawatan. 

3. Rolling Scar

Lukanya lebar dengan ujung landai dan menggulung. 

4. Hypertrophic/Keloid Scar

Hypertrophy berarti pelebaran, jadi hypertrophic scars adalah luka yang lebar dan tebal. 

Nah, tibalah kita ke pertanyaan yang kamu tunggu-tunggu: bagaimana cara menghilangkannya?

Acne scardapat diatasi dengan tindakan medis, seperti subsisi, microneedling, PRP, TCA CROSS, injeksi filler, laser ablative atau laser fractional. Pemilihan tindakan disesuaikan dengan jenis acne scar yang ada, sehingga sebaiknya harus dikonsultasikan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin terlebih dahulu,” sarannya. 

Syukurlah, ternyata bisa diobati. Silakan mencari atau menghubungi ahli yang ke dalam tangannya bisa kamu percayakan wajahmu. 

Mengobati adalah satu hal, tapi alangkah baiknya jika bisa dicegah. 

“Sangat bisa dicegah,” tegas Dokter Listya. Caranya dengan, “tidak memanipulasi jerawat dengan memencet atau mengeluarkan isinya. Jika tidak sengaja terpencet, harus segera mungkin mengobati jerawat sesuai dengan jenis dan tipe jerawatnya, ya.”

Dan jika selama ini kamu penasaran atas misteri: mengapa jerawat selalu muncul di tempat yang sama sehingga bekasnya menumpuk di domain yang sama pula, ternyata penjelasannya sederhana. 

“Jerawat muncul di area-area yang banyak kelenjar minyaknya, seperti di wajah, dagu, dada, lengan atas dan punggung. Itulah sebabnya jerawat seolah-olah muncul di tempat yang sama,” tuturnya.

Selanjutnya: Jika yang membuatmu susah tidur adalah titik-titik hitam di wajah, jangan khawatir. Kondisi ini pun bisa diobati dan dicegah. Begini caranya