Benar Nih, Minyak Esensial Bisa Mengobati Jerawat Batu?

Benar Nih, Minyak Esensial Bisa Mengobati Jerawat Batu?
ISTOCK

Serius?

Lagi heboh: banyak yang menggunakan minyak esensial untuk mengobati jerawat batu. Wow. Logikanya, laser saja terkadang sulit membasmi jerawat super menyebalkan ini, apalagi sesuatu yang beraroma bunga. Ok, saatnya mencari tahu. 

Cystic acne atau biasanya masyarakat lebih mengenalnya dengan nama jerawat batu adalah salah satu jenis jerawat yang ditandai dengan munculnya benjolan-benjolan meradang yang berukuran besar (umumnya memiliki diameter > 5mm) yang timbul di daerah wajah maupun leher,” dr. Ni Putu Ayu Saraswati Apsari, Sp.KK., dari Klinik Sudirman Medical Centre (SMC), Denpasar Bali, mengawali penjelasannya. 

“Penyebabnya terjadi saat pori-pori kulit tersumbat, biasanya sumbatan oleh sel-sel kulit mati dan sebum. Saat kondisi ini terjadi, bakteri dapat terperangkap di dalam pori-pori yang menyebabkan area tersebut menjadi kemerahan dan membengkak,” paparnya. "Cystic acne (jerawat batu) terjadi ketika infeksi oleh bakteri tersebut masuk jauh ke dalam kulit, dan menyebabkan timbulnya benjolan merah, nyeri, dan berisi nanah. Apabila cystic acne ini pecah, infeksi dapat menyebar dan menyebabkan timbulnya jerawat-jerawat baru lagi.”

Wow. Jerawat batu sungguh 'mengagumkan', kekuatannya mungkin bisa mengalahkan pasukan Avengers. Nah, dengan kekuatan sebesar dan sehebat itu, apakah minyak esensial bisa membasmi, atau paling tidak mengempeskannya? 

Essential oil merupakan cairan yang diproduksi melalui proses distilasi dari tanaman, jenisnya sangat beragam sehingga fungsinya pun tergantung dari kandungan utamanya. Pada kasus cystic acne ini, karena lokasi infeksinya terdapat di dalam kulit, umumnya memerlukan terapi obat minum dan injeksi, dimana kedalaman ini tidak dapat dijangkau oleh terapi tunggal dengan krim ataupun oil yang dioleskan di permukaan kulit. Jadi diperlukan terapi kombinasi,” jawabnya dengan tegas.

Dengan kata lain, jika jerawat yang muncul di wajahmu dan lehermu sepertinya berbatu-batu, lebih baik berkonsultasi dengan dokter kulit.