Banner

Benarkah Minuman dengan Boba Berbahaya?

Benarkah Minuman dengan Boba Berbahaya?
Dok. Shutterstock

Tren minuman dengan boba atau biasa disebut pearl sangat disukai kaum milenial. Apa kamu salah satunya? Harus hati-hati ya mulai sekarang.

Minuman yang dicampur boba menjadi tren saat ini. Bahkan boba ada yang dicampur roti bakar hingga indomie goreng. Apakah kamu penggemar berat boba? Jika iya, kamu perlu memperhatikan beberapa hal.

Banyak orang minum boba tanpa mengunyahnya—terutama anak-anak. Padahal hal tersebut bisa sangat berpengaruh ke tubuhmu. Bahkan membahayakan kesehatanmu, bagaimana bisa?

Jadi, kamu sangat wajib mengunyah boba ketika mengonsumsinya. Saat kamu tidak mengunyahnya bisa berbahaya buat tubuh. Bahaya pertama sebenarnya dari minuman kopi susu atau teh susu yang dikonsumsi sudah kurang sehat.

Dok. Shutterstock
Dok. Shutterstock

Boba yang dibuat dari tepung memiliki kadar gula tinggi. Seperempat gelas berisi boba bisa menambah sekitar 100 kalori ekstra ke dalam minumanmu. Selain itu, boba hanyalah karbohidrat, tidak mengandung mineral, serat, apalagi vitamin, sehingga tak bermanfaat buat kesehatan.

Kalau kamu tidak juga mengunyah boba dan langsung menelannya bisa mengganggu sistem pencernaan. Boba dapat menyebabkan kembung, sakit perut, atau berakhir gangguan pencernaan jika dikonsumsi secara rutin.

Menurut The Paper, minuman yang mengandung boba secara berlebihan dan terus-menerus bisa menyebabkan disfungsi pencernaan. Risiko tersedak terutama buat anak-anak cukup besar.

Sebagai contoh, gadis 14 tahun di Tiongkok harus dirawat di rumah sakit karena menderita sembelit parah selama lima hari. Setelah mengeluh tidak bisa makan atau menggerakan perutnya maka CT scan dilakukan.

Hasilnya ditemukan sejumlah boba di dalam ususnya yang tidak tercerna dengan baik. Kisah ini mungkin bisa menjadi pembelajaran buat kitsa semua agar tidak langsung menelannya.