Calon Ibu Wajib Tau! Ini 5 Cara Menghitung Masa Kehamilan Dengan Benar

Calon Ibu Wajib Tau! Ini 5 Cara Menghitung Masa Kehamilan
Cara Menghitung Masa Kehamilan

Beberapa perempuan seringkali enggak menyadari bahwa dirinya telah hamil. Berikut Woop berikan cara menghitung masa kehamilan dengen benar!

Memiliki anak memang suatu impian bagi setiap pasangan yang sudah menikah. Dengan adanya kehadiran seorang anak, bisa mempererat hubungan keluarga kecil maupun besar. Bahkan beberapa orang rela melakukan program khusus seperti bayi tabung agar mendapatkan seorang anak.

Tetapi banyak perempuan enggak menyadari bahwa dirinya hamil, lho. Maka dari itu begitu mengetahui kehamilan datang, penting banget untuk para ibu muda mengetahui usia kehamilan bayi yang dikandung. Karena akan sulit untuk membuat hari perkiraan lahir (HPL), kalau enggak tahu usia kehamilan. Berikut Woop rangkum beberapa cara untuk menghitung masa kehamilan dengan benar.

Cara Menghitung Masa Kehamilan

1. Menggunakan hitungan kalender dengan rumus Naegele

Cara Menghitung Masa Kehamilan - Menggunakan hitungan kalender dengan rumus Naegele
Cara Menghitung Masa Kehamilan - Menggunakan hitungan kalender dengan rumus Naegele

Sebelumnya kamu harus tahu dulu siklus haid kamu ya. Karena menghitung menggunakan cara ini biasanya digunakan pada perempuan dengan siklus haid yang teratur setiap 28 atau 30 hari. Pertama-tama kamu perlu mengetahui hari pertama dan terakhir haid yang biasa disingkat dengan HPHT.

Caranya: Tanggal HPHT ditambah 7, bulan HPHT dikurang 3 dan tahun HPHT ditambah satu. Contohnya, HPHT kamu 10 september 2019. Berarti 10 ditambah 7, September dibulan 9 dikurang 3 dan 2019 ditambah 1. Maka hari perkiraan kamu bersalin adalah 17 Juni 2020. Namun kalau bulan HPHT enggak bisa dikurangi seperti Januari (1-3), maka cukup bulan HPHT ditambah 9 tanpa tahun ditambah.

2. Menggunakan sistem fundus uteri

Cara Menghitung Masa Kehamilan - Menggunakan sistem fundus uteri
Cara Menghitung Masa Kehamilan - Menggunakan sistem fundus uteri

Fundus uteri adalah puncak Rahim, akan meninggi seiring perkembangan si janin. cara ini adalah cara yang bisa menghitung usia kehamilan secara manual.

Caranya: raba puncak rahim yang terasa menonjol pada bagian perut, hitung jaraknya dari tulang kemaluan hingga puncak rahim. Kalau jaraknya adalah 15cm, maka usia kehamilan kamu 15 minggu.

Baca juga: Review Aplikasi Pregnancy+: Aplikasi Kehamilan Terlengkap

3. Menggunakan kalkulator kehamilan online

Cara Menghitung Masa Kehamilan - Menggunakan kalkulator kehamilan online
Cara Menghitung Masa Kehamilan - Menggunakan kalkulator kehamilan online

Untuk zaman yang serba online ini kamu tentu enggak perlu repot untuk datang ke dokter hanya untuk mengetahui usia kehamilan. Menggunakan kalkulator kehamilan online pun sangat praktis.

Caranya: kamu hanya perlu mengetik keyword kalkulator kehamilan pada browser kamu, maka keluarlah tautan-tautan yang dapat menghitung usia kehamilan secara online. Kamu pun hanya perlu memasukkan tanggal, bulan, HPHT juga siklus haid kamu. Tautan itupun akan menghitung dan memberitahukan usia kehamilan kamu.

4. Menggunakan deteksi gerakan janin

Cara Menghitung Masa Kehamilan - Menggunakan deteksi gerakan janin
Cara Menghitung Masa Kehamilan - Menggunakan deteksi gerakan janin

Perlu diingat bahwa cara ini sebenarnya enggak 100% akurat, tetapi bisa digunakan untuk mengetahui usia kehamilan kamu.