Hal-hal yang Bisa Menyebabkan Bau Badan

Hal-hal yang Bisa Menyebabkan Bau Badan
ISTOCK

Bawang putih, hamil, alkohol, steak, dsb--daftarnya sepanjang rambut Rapunzel. 

Kemarin saat mengantri di sebuah kafe, bertemu seorang pria ganteng. Ini gantengnya tingkat kahyangan, pokoknya. Bukan, bukan seleb atau orang terkenal (orang biasa juga banyak yang punya wajah super enak dilihat). Namun, saat lewat, what the...? Bahkan bau ratusan biji, susu, vanila, green tea, croissant di dalam kafe tersebut, tidak mampu menutupi aroma menusuk yang datang dari badannya. Ini membuat WOOP bertanya-tanya, "Kok bisa ya, dia punya masalah dengan bau badan? Bukannya seharusnya tampang ganteng/ cantik berbanding lurus dengan aroma tubuh yang wangi?" 

Setelah melakukan investigasi, ternyata masalah bau badan tidak memandang wajah. Semuanya bisa terinfeksi. Keinginan WOOP hanya satu: bertemu cowok itu lagi untuk memberikan artikel ini. Yah, hitung-hitung berbuat baik kepada sesama (orang caem). 

  • Stress yang berlebihan

Jika masalah bau badan membuatmu stress, maka bisa dipastikan level kebauanmu berlipat ganda sekarang. Menurut Mayo Clinic, kita memiliki dua tipe kelenjar keringat. Pertama, kelenjar eekrin yang tersebar di seluruh tubuh dan membuka kulit. Ketika berkeringat melalui kelenjar ini, cairan akan menguap untuk mendinginkan tubuh. Ini adalah kelenjar yang memproduksi keringat ketika sedang berolahraga atau kepanasan. Kedua, kelenjar apokrin, yang mengeluarkan keringat melalui folikel rambut, seperti ketiak. Kelenjar ini mengosongkan cairan berbentuk susu (terdengar yummy) ke dalam rambut dan ketika bersentuhan dengan bakteri di tubuh, akan memproduksi odor. Tipe keringat ini akan tercipta ketika sedang stress.

  • Tidak teratur membersihkan gigi

Ketika makan, beberapa terperangkap di antara gigi. Jika kita tidak membersihkannya secara teratur, mereka bisa menghasilkan bau tak sedap. Selain itu, perlu juga untuk melakukan floss untuk membersihkan plak di gigi. 

  • Tidak memakai kaus kaki 

Ada yang namanya kaus kaki bau. Nah, sekarang coba bayangkan kamu memakai sepatu tanpa kaus dan kulit kaki akhirnya menjadi benteng pertama menyerap semua cairan di kaki. Jika kaus kaki saja bisa menjadi bau karena itu, terlebih kulit yang sama sekali tidak memiliki ventilasi selama kamu memakai sepatu yang tertutup! Yikes

  • Jarang mencuci baju

Mencuci baju secara regular mengurangi jumlah bakteri yang mungkin ada di sekitar baju yang bisa mengubah keringat menjadi sumber bau badan. 

  • Makanan pedas

Jika kamu berencana untuk pergi kencan malam ini, tahan diri dari bawang putih. Tidak hanya membuat drakula pingsan saat mencium nafasmu, beberapa bumbu seperti bawang putih atau bumbu pedas bisa membuat kulitmu beraroma tidak menyenangkan. Saat mencerna bumbu-bumbu tersebut, tubuh kita mengeluarkan gas yang mengandung sulfur dan ketika bersatu dengan keringat, akan mengeluarkan bau tajam yang tidak enak. Marie Jhin, M.D., seorang dermatoligis menyatakan pada Reader’s Digest bahwa bau ini bisa bertahan hingga beberapa jam. Jadi, untuk amannya, jangan konsumsi jenis makanan ini sebelum pertemuan atau kencan. Terkecuali, kencanmu adalah Edward Cullen yang ditinggal pergi Bella Swan. Jika sudah terlanjur makan bawang putih, pastikan untuk minum air yang banyak sebelum bertemu (efek sampingnya cuma akan sering pamit ke toilet).

  • Diet rendah karbohidrat

Pola makan rendah karbo dikenal sebagai satu metode cepat untuk mengurangi berat badan. Akan tetapi, ketika tidak mendapatkan asupan nasi atau mie atau karbo seperti biasa untuk membakar energi, tubuh akan membakar lemak. Kepada Hufftington PostDr. Debra Jaliman, seorang dermatologis, menjelaskan bahwa ketika membakar lemak, tubuh akan memproduksi sebuah bahan kimia yang membuat keringat tercium entah seperti cat kuku atau buah-buahan. Bentuk aroma mana yang akhirnya akan keluar, sangat tergatung pada reaksi kimia tubuh orang tersebut. Dan aroma baru ini akan tercium sepanjang kamu masih menganut pola makan tersebut.

  • Bra favoritmu

Jujur, kita pasti pernah melakukan ini: memakai bra yang sama dua hari berturut-turut. Apapun alasannya (misalnya, karena semua bra lain masih kotor), perlu diingat bahwa bra menempel di kulit selama berjam-jam dan artinya tertempel keringat, dari dada atau payudara. Ditambah lagi, biasanya bra tidak terbuat dari bahan yang mudah menyerap cairan sehingga keringat dengan mudah terperangkap di dalam bahan bra dan menyebabkan bau. 

  • Infeksi sinus dan alergi

Tidak hanya membuat kepala pusing, alergi dan infeksi sinus juga dapat berakibat bau mulut. Ketika hidung dan sinus meradang atau membengkak, bakteri dapat tumbuh di dalamnya dan mengeluarkan bau. Jika saat menyikat gigi atau makan kamu mencium yang tak sedap (bukan karena bakso yang basi), kemungkinan ini disebabkan oleh bau mulut. Usahakan untuk minum banyak air untuk menghindari bau tak sedap dan infeksi. 

  • Beberapa jenis obat-obatan

HALAMAN
12