Ini Kenapa Rasa Pedas Bisa Berbahaya Saat Berpuasa

Ini Kenapa Rasa Pedas Bisa Berbahaya Saat Berpuasa
istock

Sering makan pedas saat puasa tidak disarankan karena memiliki akibat buruk bagi kesehatanmu.

Kamu penggemar pedas? Rasanya pasti ada yang hilang saat buka puasa atau sayur tidak mengonsumsi makanan yang mengandung cabai. Sebuah penelitian di Amerika Serikat yang dilansir dari laman Health mengungkapkan, makanan pedas memang bisa memperkaya cita rasa makanan dan menambah nafsu makan. Namun ternyata ada akibat buruk bagi kesehatan jika kamu terus-terusan mengonsumsi makanan pedas. Apa saja?

Akibat Buruk Makanan Pedas Terhadap Tubuh

1. Risiko tukak lambung

img

Tukak lambung adalah luka yang terbentuk pada bagian dalam dinding perut bagian atas usus halus. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Heliobacter pylori atau konsumsi aspirin dan obat-obatan antiperadangan dalam jangka waktu panjang. Meskipun makanan pedas bukan penyebabnya, namun gejalanya akan bertambah parah jika kamu sering makan pedas saat sahur dan berbuka puasa.

2. Menimbulkan nyeri pada perut

img

Salah satu akibat yang kamu rasakan jika sering makan pedas adalah nyeri pada perut. Kondisi ini terjadi akibat reflusks asam lambung naik menuju kerongkongan, pemicu utama refluks asam lambung berasal dari apa yang kamu makan dam minum, terutama saat perut dalam keadaan kosong.

3. Memicu iritasi kerongkongan

img

Lidah akan mengirim sinyal nyeri pada otak saat kamu mengonsumsi makanan pedas, kemudian otak menanggapi dengan rasa mual, sakit perut, hingga muntah. Ini merupakan respon normal perut untuk mengeluarkan apa yang dianggapnya berbahaya. Ketilka kamu muntah, perut akan mengeluarkan makanan yang dicerna bersama asam lambung. Paparan berkali-kali terhadap kerongkongan dapat memicu iritasi bahkan luka, yang mengakibatkan terasa nyeri dan tidak nyaman pada kerongkongan saat berpuasa.

4. Diare

img

Capsaicin pada makanan pedas membuat gerak pencernaan menjadi lebih cepat. Akibatnya, usus bear tidak memiliki waktu untuk menyerap air sehingga tekstur fases menjadi cair. Diare membuat tubuhmu akan kehilangan banyak cairan, padahal selama puasa cairanmu sudah berkurang. Jika diteruskan, kondisi ini dapat mengakibatkan dehidrasi.

Selanjutnya: