Ini yang Harus Kamu Perhatikan Saat Ingin Membeli Cuka Sari Apel

Ini yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Cuka Sari Apel
Cuka Sari Apel
Ini yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Cuka Sari Apel

Berniat untuk membeli cuka sari apel? Mungkin kamu harus memperhatikan beberapa poin ini mendapatkan manfaat yang maksimal.

Cuka sari apel sedang populer di kalangan pencinta hidup sehat. Kenapa? Jawaban paling gampang adalah dengan mengajukan balik sebuah pertanyaan: apa sih, yang tidak bisa dilakukan oleh cuka sari apel ini?

Terbuat dari buah apel tanpa proses filter dan pasteurisasi untuk menjaga khasiatnya tetap utuh. Di dalamnya penuh dengan enzim sehat, pektin dan mineral dan katanya bisa mengatasi inflamasi, merendahkan gula darah, membasmi hawa naga dari mulut, mengurangi berat badan, sampai memperlambat penuaan (Google saja).

Entah di spektrum mana kamu berdiri dalam perdebatan tentang "khasiat cuka apel ini"—setuju atau skeptis—banyak orang kemudian mengonsumsinya. Dan menurut Carol Johnston, seorang ahli gizi, kepada CNN, tidak ada salahnya mencoba. "Pasalnya, balsamik dan cuka putih adalah bagian dari diet Mediterania, yang selama ini diasosiasikan dengan kesehatan jantung dan manfaat lain." 

Namun, permasalahan berikutnya adalah: ada banyak jenis cuka sari apel yang dijual di luar sana. Bagaimana cara mengetahui produk yang asli? 

1.Raw dan Reguler?

Biasanya ada dua jenis cuka sari apel yang dijual: raw dan reguler. Ha? Yep, sebelum membeli cuka sari apel, coba cek dan perhatikan label yang tertera pada botol. Biasanya, cuka sari apel dengan label “raw”, tidak melalu proses filtrasi atau kimia, tidak ada rasa atau bahan buatan tambahan, dan lebih sehat. Sedangkan, untuk cuka sari apel yang berlabel “reguler”, melalui proses filter dan olahan sehingga menghilangkan nutrisi yang ada. Biasanya, mengandung rasa dan bahan kimia buatan, serta dipasteurisasi/dipanaskan (proses ini tidak hanya menghancurkan bakteri jahat, tapi bakteri baik juga)

2. Jernih atau Butek? 

Cuka apel yang baik penampilannya agak sedikit, hm, menjijikkan, seperti kumpulan jaring laba-laba yang mengambang. Namun ini bukan berarti kualitasnya berkurang, malah sebaliknya. Ini artinya cairan tersebut mengandung unsur "mother" yaitu bakteri-bakteri baik, tidak mengalami filterisasi (sehingga bakteri baiknya tidak lenyap) atau pasteurisasi (tidak melalui proses pemanasan sehingga bakteri-bakteri baik tetap hidup). 

3. Plastik atau Botol Kaca?

Cuka apel bersifat asam sehingga ada alasan penting kenapa harus dikemas dalam botol, bukan plastik. BPA (bisphenol A. BPA, bahan kimia industri yang digunakan untuk membuat plastik) akan meluruh lebih cepat ke dalam cairan karena sifat asam cuka apel tersebut. Belum lagi bahan kimia berbasis petroleum dari plastik yang juga bisa menyusup ke dalam cairan cuka.