Jerawat Batu: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya

Jerawat Batu: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya
ISTOCK

Semua yang harus kamu tahu tentang jerawat batu dan cara mengobatinya.

Jerawat batu di wajah, selain merusak penampilan wajah, juga menyebabkan rasa sakit. Terkadang, si jerawat super merah dan bandel ini tetap muncul, tak peduli sesering dan serajin apa kita membersihkan wajah. WOOP bertanya kepada Dr. Ruri D. Pamela Sp. KK, pendiri CELV Clinic dan dokter spesialis kulit RS. Dr. Suyoto Pusrehab Kemenhan RI seputar jerawat batu yang menjadi permasalahan lebih dari sejuta umat.

Apa sih, jerawat batu itu?

daihatsu banner

Jerawat batu atau yang dikenal dengan istilah acne conglobata adalah tipe jerawat yang berukuran besar, bernanah, bengkak, merah dan kadang dapat disertai rasa nyeri.

Apa saja ciri-cirinya?

Biasanya jerawat ini berukuran besar-besar, dapat tersebar di seluruh wajah tapi dapat juga timbul hanya satu-satu. Umumnya lebih sering mengenai laki-laki dibandingkan perempuan, sering timbul di usia pasca pubertas sampai dewasa muda, dan sangat mengganggu penampilan sehingga dapat menyebabkan penderitanya merasa minder dan tidak percaya diri dalam pergaulan sosial.

Bagaimana jerawat batu bisa muncul?

Jerawat batu bisa timbul dipengaruhi banyak faktor (multifaktorial) yaitu predisposisi genetik, pengaruh hormonal (hormonal imbalance), penggunaan kosmetika yang salah, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula dan dairy food yang dapat memicu inflamasi (peradangan), dan sebagainya. Beberapa kebiasaan yang salah memang dapat memicu jerawat, misalnya melakukan facial pada saat timbul jerawat yang sedang meradang, malas membersihkan wajah setelah beraktivitas seharian, atau justru membersihkan wajah dengan sabun terlalu sering. Terlalu sering membersihkan wajah menggunakan sabun dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi dan kering, hal ini justru dapat memicu timbulnya jerawat.

Faktor penyebabnya…

Pada dasarnya jerawat timbul karena ada 4 faktor: peradangan kulit, produksi kelenjar minyak yang berlebihan, adanya sumbatan di saluran folikular kulit dan peran dari bakteri P. acnes. Keempat faktor ini yang harus dihilangkan agar pengobatan jerawat dapat optimal.

Cara pengobatannya?

Mengobati jerawat batu harus dengan dokter yang kompeten yaitu dokter spesialis kulit. Dokter spesialis kulit akan melakukan analisa terlebih dahulu sebelum memberikan pengobatan yang sesuai. Jangan mencoba-coba sendiri mengobati jerawat atau mencoba obat yang direkomendasikan teman karena setiap orang memiliki tipe kulit dan kebutuhan pengobatan yang berbeda-beda.

Pengobatan jerawat pada dasarnya harus dapat mengurangi empat faktor di atas yaitu: dapat mengurangi peradangan kulit, mengurangi produksi kelenjar minyak di kulit, mengurangi sumbatan yang memicu jerawat dan eradikasi dari bakteri P. acnes penyebab jerawat. Kadang-kadang tidak cukup hanya dengan pengobatan yang dioleskan saja, pada beberapa kondisi tertentu diperlukan obat yang diminum juga, dan pengobatan ini tentu saja harus di bawah pengawasan dokter spesialis kulit.

Shop From Our Partner Cathaofficial.com