Panduan Rutinitas Perawatan untuk Kulit Berjerawat

Panduan Rutinitas Perawatan untuk Kulit Berjerawat
ISTOCK

Dibutuhkan: kerajinan dan berkilo-kilo kesabaran.

Jerawat lagi. Lagi jerawat. Jerawat, lagi lagi. Rasanya, ingin memecahkan semua kaca. Sakit, membuat wajah merah dan gatal. Lebih sakit hatinya lagi, mereka selalu saja meninggalkan bekas. Katanya, harus merawat kulit wajah agar tidak jerawatan lagi—sudah kok, tapi tetap saja mereka datang dan pergi tanpa diundang!

Sebenarnya, adakah formula khusus untuk merawat wajah yang berjerawat ini?

“Untuk kulit berjerawat, minimal harus tetap menggunakan perawatan kulit pokok seperti sabun, krim pagi yang mengandung tabir surya dan krim malam yang berfungsi sebagai oil controller, antibakteri untuk membunuh bakteri penyebab jerawat dan bahan aktif untuk memperbaiki regenerasi kulitnya,” kata dr. Martha, sp.KK. M.Kes., seorang dermatolog dan venereolog, dari Siloam Hospitals, Kuta Bali.

Ah, tidak rumit ternyata. Namun, tetap saja, tidak bisa dipungkiri, jerawat-jerawat ini seperti Thanos di The Avengers: Infinity War: kekuatannya besar, kedatangannya tidak disangka-sangka dan begitu muncul, kemungkinan besar akan “menghancurkan” penampilan (bahkan suasana hati). Jika kejatuhan Thanos masih menjadi sebuah misteri (plotnya baru akan terungkap tahun depan), rasanya akan sulit untuk bersabar (berapa lama pun kita semedi atau sebanyak apapun air putih yang kita minum) guna menunggu satu jerawat kempes satu tahun kemudian. 

Namun, jerawat sudah muncul. Jadi, memang harus memiliki kesabaran ekstra. Jadi, sabar, ya. Woop mendoakan semoga cepat kempes. 

Selain itu, Martha mengatakan bahwa ada beberapa hal yang bisa kita lakukan guna menjauhkan kulit dari jerawat. Dan lakukan dengan rutin dan rajin. Ini panduannya: 

DO'S

  • Membersihkan wajah secara teratur terutama setelah menggunakan make-up

  • Menjaga kebersihan 

  • Melakukan perawatan kulit berjerawat, misalnya dengan facial atau chemical peeling secara rutin