Peringatan: Hindari 6 Bahan Ini Saat Membeli Produk Kecantikan

Peringatan: Hindari 6 Bahan Ini Saat Membeli Produk Kecantikan
ISTOCK

Baca labelnya dengan sepenuh hati.

Tidak perlu menjadi ahli roket untuk tahu bahwa tidak semua produk kecantikan yang dijual di pasaran aman. Pasti sering mendengar berita bahwa produk A ternyata mengandung bahan berbahaya, padahal kamu adalah salah satu pembelinya—horor! 

Untuk membantu orang mencari tahu bahan-bahan di dalam produk perawatan kulit mereka, Environmental Working Group (EWG) menciptakan Skin Deep Database. Ada lebih dari 60 ribu produk di dalam data mereka dan diurutkan level bahayanya berdasarkan bahan-bahan yang terkandung dan seberapa dalam pengetahuan para ilmuwan tentang mereka. Dan saat mengetik beberapa produk, Woop agak kaget karena banyak merek terkenal yang berada dalam level berbahaya! Dari sebuah artikel, disarankan untuk menghindari beberapa bahan ini: 

1. FRAGRANCE

Terdapat di berbagai produk. Menurut Breast Cancer Fund, fragrance sintetik yang digunakan di dalam kosmetik bisa mengandung lebih dari 100 bahan-bahan lain, termasuk phthalatessynthetic musks, dan ethylene oxide yang bisa mengganggu hormon. Karena ada kemungkinan label produk tersebut tidak menuliskan semua fragrance yang terkandung di dalamnya, maka lebih baik dihindari. 

2. FORMALDEHYDE

Biasanya ditemukan di dalam cat kuku, perekat bulu mata palsu, pewarna rambut dan pelurus rambut. Sebagai informasi, pada tahun 2014 formaldehyde dinobatkan sebagai karsinogen bagi manusia oleh International Agency on Research on Cancer (IARC). Menurut EWG, formaldehyde (yang juga adalah asthmagenneurotoxicant dan developmental toxicant) dulunya pernah dicampurkan ke dalam beberapa produk perawatan sebagai antiseptik. Untungnya praktek ini sudah berkurang, meski beberapa pelurus rambut (produk keratin) masih menggunakan bahan ini.

3. OXYBENZONE

Terdapat di dalam tabir surya, pelembab kulit dan lip gloss. Mengapa sebaiknya dihindari? Karena berpotensi menjadi hormone disruptor

4. PHTHALATES 

Biasanya digunakan di dalam sabun, sampo, hair sprays, cat kuku (hindari yang mengandung dibutyl phthalate), dan produk-produk yang mengandung fragranceEWG menuliskan bahwa semakin banyak penelitian yang mengindikasikan bahwa bahan kimia ini merusak sistem reproduksi pria. Untuk perempuan hamil disarankan untuk menghindari cat kuku yang mengandung dibutyl phthalate.