6 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Memulai Pekerjaan Baru

6 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Memulai Pekerjaan Baru
ISTOCK

Hari pertama memang sangat mengesankan... dan menentukan.

Konon katanya, banyak yang memulai pekerjaan baru di bulan Januari. Mungkin ini ada hubungannya dengan resolusi tahun baru? "Orang-orang yang tidak bahagia dengan pekerjaan mereka yang sebelumnya memutuskan untuk membuat perubahan di tahun baru dan menggunakan liburan akhir tahun untuk mulai mencari kesempatan baru agar terjadi perubahan," kata Emily Elder, seorang practice development manager kepadaBrit + Co. Dan beberapa yang bosan plus beruntung, akhirnya mendapat pekerjaan baru! Senang? Pasti. Cemas tanpa dasar yang jelas menjelang hari pertama? Alami. Untuk mengurangi khawatir berlebihan dan melancarkan hari pertama, pastikan kamu melakukan beberapa hal ini. 

1. Ambil Jeda

Jika memungkinkan, atur jeda antara pekerjaan lama dan pekerjaan baru. Entah itu akhir pekan panjang atau satu minggu penuh untuk mengatur ulang dan mengisi kembali energi sebelum kamu sibuk dengan pekerjaan baru.

2. Cari Tahu Informasi

Sebelum hari pertama masuk kantor baru, kemungkinan besar kamu sudah diberitahu tentang banyak hal—termasuk nominal gaji per bulan. Namun informasi kecil seperti tentang jam berapa kamu harus tiba, apa yang harus dibawa, dsb, jika mesti dipahami dengan benar.

3. Kuasai Rute

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh karyawan baru: datang terlambat. Alasannya? Tersesat. Perhatikan saran ini: cari tahu—bila perlu hapalkan rute dari rumah ke kantor sebelum hari pertama; bis, kereta, jalan utama, jalan tikus dan tol mana yang harus dipilih agar tidak menghabiskan berjam-jam di jalan, membuatmu frustrasi dan merusak hari dan suasana hati. Juga: sediakan waktu untuk "tersesat" dan skenario tak terduga lainnya (misalnya tiba-tiba jalan ditutup, ada kecelakaan, demo, dsb). 

4. Seragam

Kemungkinan besar nih, saat datang wawancara beberapa hari/bulan yang lalu, pakaian yang kamu pilih tidak mewakili "seragam kantor"; entah itu terlalu formal atau malah terlalu santai. Cobalah berkomunikasi dengan bagian SDM untuk mencari tahu tentang hal ini agar tidak ada peristiwa salah kostum—dan akhirnya tidak konsentrasi dan ingin buru-buru pulang karena malu! 

5. Belajar Lagi