6 Trik Cerdas untuk Mengesankan Bosmu

6 Trik Cerdas untuk Mengesankan Bosmu
iStock

Apa kamu merasa atasan kurang menghargaimu saat ini? Lakukan lima trik ini coba…

Sebagian besar dari kita ingin lebih dekat dengan bos dan memberikan kesan yang baik di mata mereka. Ada bagusnya memang dekat dengan atasan terutama ketika kamu berforma baik maka bisa membantu meningkatkan karier.

Faktanya, menjadi pekerja keras bukan satu-satunya faktor yang akan membantumu mencapai puncak karier. Pendekatan secara pribadi akan berorientasi membantu mengubah cara bos melihatmu. 

img

Berikut enam trik cerdas yang bisa mengesankan bosmu.

  • Proaktif

Ketika kamu sering membahas masalah dan menghasilkan solusi, itu menunjukkan bahwa kamu adalah karyawan yang kompeten dan proaktif. Kamu tidak keberatan keluar dari zona nyaman dan melakukan sesuatu yang mungkin bukan termasuk jobdesk. Ini juga menunjukkan kamu memiliki sikap yang suka akan tantangan, mengambil risiko, dan mampu menyelesaikan masalah; ciri-ciri yang harus dimiliki seorang pemimpin. Wah!

  • Meringankan pekerjaan bos

Sesekali menawarkan solusi dan bukan masalah. Kamu bisa melepaskan sejumlah beban dari bahu sang manager. Coba memproyeksikan diri sebagai aset bagi tim dan seseorang yang dapat diandalkan oleh bosmu terutama selama masa krisis.

img

  • Mampu terlihat unggul dengan inovasi

Dengan menjadi pemikir yang suka berinovasi, kamu akan menjatuhkan pesan positif di mata bos. Kamu bisa kreatif dan tidak perlu ‘disuapi’ pekerjaan lainnya. Kamu juga tidak bergantung pada orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan.

Sebaliknya, kamu bisa terjun langsung ke masalah dan melihat apa yang dapat dilakukan untuk memperbaiki situasi. Sifat ini memberimu lebih banyak kredibilitas di tempat kerja dan pada gilirannya, kamu akan terlihat lebih unggul dibandingkan orang lain.

  • Berpikir out of the box

Jika kamu bermimpi untuk mendaki ‘tangga’ perusahaan, ini adalah sifat yang harus dimiliki. Kamu harus benar-benar mempersiapkan diri untuk berpikir out of the box atau di luar kebiasaan, menangani permasalahan rumit, tekanan, serta melihat masalah dari sudut pandang seorang pemimpin.

  • Tidak selalu harus punya solusi