Bagaimana Bisa Menyayangi Anak Tiri Sepenuh Hati?

Bagaimana Bisa Menyayangi Anak Tiri Sepenuh Hati?
iStock
Bagaimana Bisa Menyayangi Anak Tiri Sepenuh Hati?

Kamu lagi gelisah tentang hal ini? Woop punya resep cara menyayangi anak tiri sepenuh hati.

Tidak hanya anak yang suka merasa gundah ketika akan mempunyai ibu tiri, calon ibu pun pasti merasakan hal serupa. Sulit memang menerima anak dari mantan istri pasanganmu, jujur saja... Perasaan tersebut tidak salah kok. 

Kamu perlu beradaptasi lebih dalam agar bisa menyayangi anak tiri seperti buah hati yang lahir dari rahimmu. Demi bisa membangun keluarga bersama orang yang kamu cintai, sayangilah anak si dia karena akan menjadi buah hatimu nantinya. 

Berikut lima cara yang bisa dicoba agar dapat menyayangi anak tiri:

1. Lihat Kelebihannya

Bukan bermaksud memanfaatkan namun untuk menyukai seseorang kamu perlu melihat ke dalam diri si anak. Lihat apa kelebihanny?. Datang ke sekolah lalu apakah dia banyak disukai guru atau anak-anak lain? Kalau ternyata dia merupakan anak berprestasi kamu bisa membanggakan hal ini untuk diri sendiri agar bisa menyayanginya.

2. Dia adalah Bentuk Evaluasi Diri

Pernah dengar ungkapan, orang lain adalah cerminan diri kita? Mungkin ketika kamu berada di samping anak tirimu, ada perasaan kurang menyenangkan karena dia begitu disukai. Keceriaan dan kelembutannya terhadap orang lain memdapat banyak perhatian mungkin mengganggumu.

Tidak boleh begitu, coba pikirkan lagi. Siapa tahu kerendahan hati dia adalah cerminan dirimu, benar? Kamu tak bisa bersikap menyenangkan seperti dia karena terperangkap dalam pikiran yang negatif. Ingatkan kepada diri sendiri kalau kamu juga mempunyai hati yang lembut sebenarnya. Anak tirimulah yang akan menjadi pengingat itu.

3. Apa Kesamaan yang Kalian Miliki?

Kita semua bisa menemukan sesuatu yang sama. Tidak melulu makanan favorit atau hobi yang sama tapi lebih dari itu. Misalnya saja cara berpikir atau bagaimana kalian melihat dunia. Cari kesamaan dengan anak tirimu untuk membentuk ikatan lebih dalam kepada si dia.

Untuk menemukan kesamaan itu coba cari tahu apa yang kalian berdua sama-sama tak sukai. Gali lebih banyak mengenai hal tersebut untuk menjadi dekat.

4. Tanyakan ke Diri Sendiri Gimana Kamu Mau Diperlakukan?

Pikirkan jika kamu masih kecil, bagaimana dirimu ingin diperlakukan? Lihat apakah kamu tidak mendapat perhatian yang layak ketika masih kecil? Kalau jawabannya tidak maka kamu perlu mengubah sikap ke anak dari suamimu sekarang.

Bila jawabannya iya, kamu harus mengubah diri dan pikirkan bagaimana harapanmu saat masih kecil. Tentu semua anak ingin mendapatkan kasih sayang dan perhatian lebih dari orangtua.

5. Lakukan Me Time

Cinta itu tidak mudah. Sebelum mencintai orang lain, coba cintai dulu diri sendiri. Berbaiklah kepada diri sendiri dan berikan apa yang kamu perlukan saat ini. Apa kamu butuh istirahat? Berendam air panas? Sendirian? Atau pesta bersama teman-teman? Lakukan itu.

Me time bisa membuat pikiran lebih segar dan jiwa yang hangat. Bagaimana kita bisa menyayangi orang lain kalau kamu mengalami pikiran yang stres? Manjakan dirimu biar pikiran lebih tenang. 

Selanjutnya: Ketika kamu memutuskan bercerai dengan pasangan, bagaimana mengatakan hal ini kepada anak?