Benarkah Dedikasi Tinggi Buat Pekerjaan Bisa Hancurkan Hidupmu?

Benarkah Dedikasi Tinggi Buat Pekerjaan Bisa Hancurkan Hidupmu?
ISTOCK

Pekerjaan hampir menyita seluruh waktumu? Mungkin kamu harus sedikit tidak ‘peduli’

Jika kamu mengetik keyword stres pada Google Search pasti kalimat pertama yang muncul adalah ‘stres karena pekerjaan’. Ini bisa terjadi karena seribu orang lebih mencari artikel ini setiap harinya. Mereka membutuhkan tips, panduan, dan cara mengatasinya. Kenapa hal tersebut bisa sampai terjadi?

Banyak karyawan yang memiliki dedikasi tinggi terhadap perusahaan hingga lupa bahwa mereka juga mempunyai kehidupan sosial. Beberapa cirinya adalah kamu selalu cek e-mail 10 menit sekali, sering terbayang pekerjaan saat makan, gym, atau bahkan sampai terbawa mimpi. Jika iya, sebaiknya kamu beristirahat sejenak dari pekerjaanmu. 

Ada beberapa orang berkata, 'tidak terlalu peduli dengan pekerjaan adalah nasihat yang baik'. Memang mudah untuk mengatakannya tapi sulit dilakukan.

Jika kamu juga sependapat, Woop punya saran agar kamu bisa sedikit ‘tidak perduli’ dengan pekerjaanmu. Apa saja?

1. Stop membalas semua e-mail

img

Saat kamu mulai pekerjaanmu dipagi hari dan melihat ada ribuan kotak e-mail yang masuk, jangan biasakan membalas semua e-mail pekerjaan (terkecuali penting). Alih-aih kamu bisa fokus akan pekerjaanmu, yang terjadi justru kamu hanya membalas e-mail sepanjang hari. Sebaiknya pisahkan mana e-mail yang penting untuk dibalas dan tidak.

2. Tinggalkan pesan saat weekend

img

Hari Minggu waktunya untuk kamu beristirahat. Bahkan sebagian orang menganggap bahwa weekend adalah waktu untuk bersama keluarga. Sebaiknya buatlah pesan suara dan balasan e-mail otomatis agar rekan kerja atau klienmu tidak menerormu saat weekend.

HALAMAN
12