Cerita Vivy Yusof yang Bangun Brand Lokal Karena Cinta

Cerita Vivy Yusof yang Bangun Brand Lokal Karena Cinta
Dok. Woop.id

Vivy Yusof bercerita tentang makeup, karier, dan tantangannya dalam membangun bisnis.

Berikan satu kata untuk makeup? Saya yakin semua perempuan akan menjawab: penting. Yep, makeup menjadi 'senjata utama' untuk membuat tampilan wajah menjadi sempurna. Tanpa makeup, para perempuan banyak yang tidak percaya diri keluar rumah. Alasannya karena wajah terlihat kusam dan kurang menarik--paling tidak mereka menggunakan alis atau lipstik saat keluar rumah. 

Mungkin, hal ini juga yang sering dirasakan oleh seorang Vivy Yusof, women entrepreneur asal Malaysia. Saat saya temui di acara JakartaXBeauty2019, bulan lalu, Vivy mengungkapkan bahwa makeup menjadi hal yang sangat penting dalam hidupnya. 

"Buat saya makeup itu sangat penting!" katanya dengan semangat.

Dia melanjutkan, "Saya benar-benar sangat fokus dengan kulit saya. Maka dari itu saya suka menggunakan makeup dan terus konsisten. Karena menurut saya bisa membuat penampilan menjadi lebih baik, sehingga membuat saya selalu konsisten menggunakannya dan saya tidak bisa meninggalkannya." 

View this post on Instagram

Feeling a lot of bossgirl vibes in this @fiziwoo suit 💪🏻 #ineedthisineverycolourplease

A post shared by Vivy Yusof (@vivyyusof) on

Pertama kali bertemu dengan Vivy, menurut saya dandannya sangat sederhana tidak terlalu mencolok diantara perempuan lainnya. Menggunakan stelan blazer dan celana berwarna gold dengan siluet burung membuat tampilannya terlihat mewah namun tetap sederhana. 

View this post on Instagram

Simple A. #ifyouknowyouknow 😜

A post shared by Vivy Yusof (@vivyyusof) on

"Iya, saya pun selalu memperhatikan penampilan dan dandanan diri saya sendiri sebagai perempuan. Benar-benar sangat hati-hati dalam penampilan, karena memang sangat penting untuk saya," ungkapnya seraya tertawa. 

Di Malaysia, Vivy dikenal sebagai seorang entrepreneur dalam bidang kecantikan dan fashion. Bagi kamu yang pernah berlibur ke Malaysia atau memang penggemar dari Vivy pasti tahu dengan merek kosmetik 'The dUck Cosmetic dan Fashion Valet. Bukan hanya sebagai 'brand ambassador' saja, tapi Vivy juga adalah seorang co-founder dari kedua merek tersebut. 

Saya pun penasaran dengan The dUck cosmetic, akhirnya dia pun mulai bercerita dari awal berdirinya merek tersebut. 

"The dUck itu pertama kali sebenarnya bermula dari saya membuat hijab atau the duck scarf. Saya ingin memiliki lifestyle brand yang dibutuhkan oleh perempuan seperti makeup, hijab, dan lainnya. Setelah itu, barulah saya memperpanjang ke kategori lainnya yaitu makeup. Nah, kenapa saya membuat makeup? Karena saya menginginkan dan fokus ke makeup yang halal dan yang saya lihat makeup halal itu selalu terjangkau. Itu yang menjadi perhatian saya, saya ingin menjadikan The dUck sebagai premium brand yang urban dan modern," ujarnya. 

Baca: Cerita 2 Sahabat yang Sukses Berbisnis Fashion di Usia Muda

Wah! Saya tidak bisa berkata-kata selain hanya bisa tersenyum mendengarkan cerita seorang Vivy Yusof tentang brandnya tersebut. Namun ada satu hal yang menarik perhatian saya yaitu nama brand makeup-nya yang terkesan unik dan lucu: The dUck.

Adakah arti atau filosofi dibalik namanya? 

Sebelum menjawab Vivy hanya bisa tertawa mendengar pertanyaan dari saya.  

"Banyak orang bertanya tentang ini dan saya hanya memberi jawaban sebenarnya tidak ada arti dibalik nama tersebut," katanya. 

Vivy pun kembali bercerita, "Basiclly, di sekolah dulu saya memiliki beberapa teman dan akhirnya kami terpisah karena mereka berpindah-pindah. Dan kita menamakan perkumpulan kita dengan The Duck. Nah, itu juga mungkin yang menjadi alasan saya menamai brand saya dengan The dUck. Tribute to my friends." 

View this post on Instagram

10,000 steps today. Bangkok, that’s enough exercise for the month. 😅 #musthavelost4kilosalready

A post shared by Vivy Yusof (@vivyyusof) on

Tidak ada arti spesifik, namun berarti dalam perjalanan hidup Vivy Yusof. Duh, manisnya! 

Mencintai makeup sepenuh hidupnya, namun jika Vivy dikaitkan dengan sebuah makeup, makeup seperti apa yang menggambarkan dirinya?

"I think blusher," jawab Vivy seraya tertawa. 

Mengapa dia memilih blush untuk mendeskripsikan dirinya? 

"Karena saya orang yang cheerful, selalu berlihat happy. Jadi saya memilih blush. Sebelumnya tidak ada yang bertanya kepada saya soal ini," terangnya dengan tawa khasnya. 

Oke! Akhirnya, wawancara singkat dan seru saya dengannya akan selesai tapi saya masih memiliki satu pertanyaan 'penasaran' saya untuknya. 

Yep, sebagai seorang perempuan, istri, ibu dari tiga orang anak, dan juga pebisnis. Adakah tantangan, suka dan duka dalam membangun bisnisnya selamanya? 

"Tantangan yang saya terima sangat banyak pastinya. Namun tantangan terbesarnya adalah mengubah persepsi lokal brand orang-orang. Karena masih banyak yang berpikir bahwa lokal brand itu tidak bagus, low quality. Saya ingin membuktikan bahwa lokal brand seperti The dUck cosmetic bisa masuk Sephora dan ingin juga lokal brand sama seperti internasional brand. So, itu menjadi misi saya ke depannya," jawabnya dengan semangat.  

Mari kita doakan niat baik Vivy yang ingin menjadikan lokal brand setara dengan internasional brand. Good luck, Vivy! 

Selanjutnya: Kulitmu berminyak? Sedang mencari masker terbaik untuk kulitmu agar tidak jerawatan? Cobain masker Himalaya Herbals Purifing Neem Mask. Baca reviewnya dulu di sini

Loading Facebook Comment ...