Dijamin: 7 Kebiasaan Sederhana Ini Akan Membuatmu Lebih Bahagia

Dijamin: 7 Kebiasaan Sederhana Ini Akan Membuatmu Lebih Bahagia
ISTOCK

Seandainya kamu butuh diingatkan.

Jangan seperti Elon Musk—setidaknya dari durasi jam kerjanya. Argumen ini boleh diperdebatkan, tapi setelah minggu lalu bos Tesla, SpaceX, dan Neuralink, dan ayah dari lima anak itu mengatakan kepada New York TImes bahwa dia bisa bekerja di kantor "selama 120 jam dalam seminggu," ibarat Bang Toyib, "tidak akan meninggalkan pabrik selama tiga atau empat hari," dan ketika sampai di rumah, tidak tidur atau menelan pil insomnia—rasanya agak sulit iri dengan Musk. Singkatnya, banyak yang memprotes Musk, termasuk Arianna Huffington, co-founder Huffington Post, yang menuliskan bahwa pola hidup seperti itu akan merusak fisik dan mental. Musk membalas tips sehat dari Arianna, lalu ditanggapi lagi oleh Arianna, and the rest is history.

Jika Woop ingin menginterpretasikan secara liar, Arianna sepertinya ingin bilang: pola hidup seperti itu tidak akan membuat seseorang bahagia. Ah, kebahagiaan—sesuatu yang diimpikan semua orang. Dan dari pengalaman pribadi, pantas jika dikatakan sebagai syarat kondisi hati utama untuk menghadapi satu hari demi satu hari. Terutama jika seperti Woop (bukannya mengeluh), hidupmu dipenuhi dengan kesibukan, jalan yang tidak pernah sepi, rekan kerja satu kantor yang yah... sepertinya memiliki DNA Homer Simpson. Kami bersimpati dan berempati, untuk itu sebagai tanda mata akhir pekan ini, Woop memberikan bocoran tentang beberapa kebiasaan sederhana yang membuatmu (yep, kamu) bahagia hari ini (dan seterusnya). 

1. MENGHARGAI

Ada banyak cara untuk bahagia, salah satunya adalah dengan menghargai semua hal yang kamu punya dan orang-orang di sekitarmu. Yep, saling menghargai memang sudah diajarkan sejak kita duduk di bangku sekolah dasar, tapi sering kali lupa karena kesulitan dan problematika hidup terkadang membuat kita terlalu berkonsentrasi pada hal-hal yang negatif. 

2. MENGEKSPRESIKAN CINTA

Gengsi untuk mengatakan “i love you” ke orang-orang terdekat (seperti orangtua, teman, bahkan pasangan)? Mulai sekarang buang rasa itu jauh-jauh. Cobalah lebih berani untuk mengungkapkannya—dengan kata-kata. 

3. BERIKAN ENERGI UNTUK HIDUPMU

Bangun pagi, bertemu kemacetan, terlambat masuk kantor dan deadline yang belum selesai—keempat hal ini bisa membuat suasana hatimu hancur berkeping-keping seharian. Untuk bisa mengembalikan rasa senang, terhibur dan (sedikit) bahagia, lakukanlah rutinitas pagi yang baik dan bisa memberikan energi positif untukmu. Misalnya dengan meditasi, yoga, dan mendengarkan lagu favorit (sebelum meninggalkan rumah).

4. BERADA DI SEKITAR ORANG-ORANG BAHAGIA DAN POSITIF

Kata orang, jika kita berada di lingkungan yang positif, maka kita akan tertular hal yang positif! Misalnya, ada seseorang yang tersenyum kepadamu, otomatis kamu juga membalas senyumnya. Sebaliknya, jika mereka kasar, kemungkinan besar kamu akan menerapkan "utang ludah dibayar dengan ludah". Yikes. Jadi, karena bahagia itu menular, maka bertemanlah dengan orang-orang yang positif. 

HALAMAN
12