Gawat! Ini Tanda Saat Kamu akan Kena PHK

Gawat! Ini Tanda Saat Kamu akan Kena PHK
ISTOCK

Bekerja sudah mati-matian tapi ternyata kamu tetap saja jadi 'korban' pemecatan. Duh! Sebelum semuanya terjadi, kenali dulu tanda-tanda ini. 

Kamu dikeluarkan! Kalimat menakutkan yang tidak mau didengar oleh siapapun, apalagi saat ini mencari pekerjaan itu sangat sulit. Tak bisa dipungkiri, kita memang selalu bisa membuat kesalahan-kesalahan selama bekerja. Ditambah lagi, jika kamu memiliki hubungan yang buruk dengan atasanmu. Mungkin dua hal tersebut menjadi penanda kalau kamu tidak akan lama lagi 'pergi' dari kantor. 

Berikut adalah lima tanda bahwa kamu akan kena PHK dari kantor :

Perusahaan akan melakukan akusisi/merger

But it’s true! Biasanya, ketika perusahaan memutuskan untuk merger dengan perusahaan lain, mereka akan melakukan pengurangan karyawan. Mereka hanya mengambil beberapa orang yang menurutnya terbaik dan memang benar-benar mempunyai keahlian dalam setiap divisi. Untuk itu, Woop menyarankan kamu agar bekerja lebih baik lagi. Apabila kamu tetap tidak terpilih untuk terus bekerja di perusahaan tersebut, paling tidak kamu akan menambah pengalaman dalam resume-mu.

Tidak Menjadi Penting Lagi

Mungkin ini menjadi salah satu tanda bahaya untuk kariermu. Jika kamu biasanya diandalkan dalam setiap pekerjaan dan lambat laun hal tersebut digantikan oleh seseorang, ada baiknya mempersiapkan resume terbaru dan mulai mencari pekerjaan. Namun kamu harus tetap bertanya kepada diri sendiri, ‘apakahini hanya sementara saja?’ atau ‘mmanh saya harus mencari pekerjaan baru? Dan keluar dari zona nyaman saya’.

img

Hubungan dengan Atasan Menurun

Ternyata hal ini perlu di waspadai lho, apalagi kamu bekerja dengan orang yang memiliki sifat yang berbeda-beda denganmu. Apabila kamu melihat hubunganmu dengan si bos sedang tidak berjalan lancar, anggap saja dia sedang mempunyai banyak pikiran dan masalah, atau dia memang sedang benar-benar sibuk. Tapi, jika itu terjalin cukup lama, kamu perlu mempertanyakannya kembali kepada dirimu ‘Apakah kamu berbuat salah?’, ‘Apakah ada pekerjaanmu yang tidak sesuai kemauan bosmu?’, dan bos sering tidak setuju dengan pendapatmu. 

Kamu Berhenti Dimasukkan Kedalam Sebuah Proyek Penting