How to Make Resolutions - And Keeping Them

How to Make Resolutions - And Keeping Them
ISTOCK

Cara membuat resolusi tahun baru dan tetap menepatinya sampai penghujung tahun.

Membuat resolusi tahun baru dan tetap menepatinya sampai penghujung tahun.

Secara universal, tahun baru dipandang sebagai waktu yang ideal untuk memulai fase baru dalam hidup, dan membuat resolusi penting untuk sepanjang tahun. Namun, membuat daftar resolusi selalu lebih gampang daripada menepatinya.

Ikuti langkah-langkah ini, untuk membuat resolusi tahun barumu bertahan sampai tahun berikutnya.

Fokus

If you want to change your life, atau setidaknya gaya hidup – jangan coba untuk mengubah seluruh hal sekaligus, karena itu tak akan berhasil. Sebaliknya, sebagai permulaan coba satu bidang kehidupan yang ingin kamu ubah.

Buatlah suatu resolusiyang nyata sehingga kamu tahu persis apa hal-hal yang ingin kamu ubah. Jika kamu sukses dengan perubahan pertama, kamu dapat membuat perubahan lain setelah satu bulan atau lebih. Dengan membuat perubahan kecil satu demi satu, itu adalah cara yang jauh lebih realistis. Ada kebiasaan yang paling ingin kamu ubah? Start doing it now.

Miliki Rencana

Untuk memastikan keberhasilan di setiap perubahan yang ingin dilakukan, kamu perlu memiliki rencana. Ingin berhenti merokok? Jangan sediakan dana untuk membeli rokok. Wanna go vegetarian? Read on how to be vegetarian. Ingin lebih rajin pergi ke gym? Siapkan jadwal khusus untuk berolahraga di gym, sekaligus sesi personal training. Jika kamu sudah mempersiapkan semuanya, tak ada alasan untuk tidak melakukan!

Mengantisipasi Masalah.

Akan ada masalah-masalah yang muncul, jadi sebaiknya kamu berpikir lebih dahulu tentang apa yang mungkin ada, dengan orang-orang tertentu atau situasi khusus. Pikirkan cara bagaimana mengatasinya ketika akhirnya bermunculan.

Know Your Weakness

Kenali apa yang menjadi kelemahanmu, misalnya kebiasaan menunda, sulit termotivasi, dan sebagainya. Lalu cari solusi yang kira-kira bisa mengatasi hal tersebut. Cari tahu apa yang menyebabkan kelemahan itu; apakah kebiasaan menunda pekerjaan adalah karena malas atau memang tidak menyukai pekerjaan itu sendiri. Jika sudah mengetahui apa kelemahan kamu dan penyebabnya, akan lebih mudah untuk mencari solusinya.

HALAMAN
12
Shop From Our Partner Cathaofficial.com