Ini Kenapa Instagram Bisa Buat Orang Tidak Bahagia

Ini Kenapa Instagram Bisa Buat Orang Tidak Bahagia
ISTOCK

Pada kenyataannya, kehadiran media sosial malah membuat banyak orang tidak bahagia. Benarkah? 

Banyak hal yang bisa kita dapatkan dari media sosial termasuk sumber penghasilan. Namun tak sedikit ahli menyarankan untuk membatasi penggunaannya karena bisa mengganggu kesehatan mental. Sebuah studi yang dilakukan di University of New York menyatakan menonaktifkan akun facebook selama empat minggu dapat meningkatkan kesehata mental. Dengan menonaktifkan media sosial, kita bisa mengalihakan waktu untuk lebih banyak beraktivitas di dunia nyata.

Media sosial saat ini menjadi salah satu tempat mendapatkan informasi dengan cepat. Tapi jika selalu digunakan secara terus menurus dapat menimbulkan ketergantungan yang berdampak buruk pada kesehatan mental seperti tidak bahagia, dan terisolasi dari dunia nyata bahkan kesulitan tidur. Selain itu, media sosial juga bisa membuat kita selalu iri kepada orang-orang. Apa yang dilakukan dan dimiliki, kita juga menginginkannya.

Menurut Independent media sosial dapat mempengaruhi kesehatan mental secara negatif yang tidak kamu sadari selama ini:

Media Sosial Mempengaruhi Kesehatan Mental

Menurunkan Harga Diri

“Ih, dia kok jalan-jalan terus ya. Uangnya darimana?” Kata ini sering kita dengar (bahkan ucapkan) saat kita melihat instagram seseorang. Perasaan iri membuat kita tidak ingin kalah dengannya. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Copenhagen menemukan bahwa banyak orang yang menderita akibat ‘kecemburuan media sosial’. Daripada kamu hanya menghabiskan waktu membuka profil orang lain, lebih baik gunakan waktunya untuk lebih fokus kepada diri sendiri.

img

Susah Bersoalisasi

Ilustrasi Sosialisasi
Ilustrasi Sosialisasi

Sebagai manusia sangat penting bagi kita untuk berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan orang lain. Yep, banyak orang yang malah merasa saat menggunakan media sosial, mereka seperti ditinggalkan dan merasa sangat kesepian, bahkan cemas. Sebuah studi yang diterbitkan American Journal of Epidemiology  menilai 5.208 subjek menemukan bahwa secara keseluruhan penggunaan reguler facebook memiliki dampak negatif pada kesejahteraan individu.

Lebih Mementingkan Konten daripada Pengalaman

Media sosial bisa dangat bagus untuk mengingat kembali kenangan dan peristiwa yang terjadi di masa lalu. Namun itu juga dapat mengubah cara kamu mengingat informasi tertentu dari kehidupanmu. Namun, itu juga dapat mengubah cara kamu mengingat informasi tertentu dari kehidupan. Banyak dari kita yang bersalah karena menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengambil foto yang sempurna. Sementara tidak benar-benar menyerap pengalamannya dan merusak kebahagiaan.

Kurang Tidur

Ini sering dialami oleh banyak orang, tidak mendapatkan tidur yang cukup. Padahal, tidur yang cukup adalah hal yang sangat penting. Jadi disarankan untuk menjauhkan ponsel sebelum kamu tidur. Mengalami kecemasan dan kecemburuan apa yang kita lihat di media sosial bisa membuat kita tidak bisa sulit tertidur. Ditambah lagi, cahaya dari perangkat seluler kita hanya beberapa inci dari wajah kita dapat menekan pelepasan melatonin, hormon yang membantu kita merasa lelah. Cobalah menetapkan sendiri aturan ketat untuk tidak menggunakan ponsel selama setidaknya 40 menit hingga satu jam sebelum tidur, dan lihat apakah itu membuat perbedaan pada kualitas tidur.

img

Kurang Fokus

Bukan hanya otak bawah sadar yang perlu kamu khawatirkan, tetapi juga sejauh mana otak dapat berkonsentrasi penuh. Sehingga memang disarankan untuk tidak menggunakan media sosial terlalu sering.

Mengganggu Kesehatan Mental

Ilustrasi Stres
Ilustrasi Stres