Memutuskan Resign Setelah Lebaran? Perhatikan 4 Hal

Memutuskan Resign Setelah Lebaran? Perhatikan 4 Hal
SHUTTERSTOCK

Akhirnya, kamu memutuskan untuk resign setelah Lebaran. Nah sebelum kamu benar-benar ‘pergi’, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini. 

Yep, mungkin sudah bukan rahasia umum lagi jika waktu terbaik untuk mengundurkan diri dari tempat kerja adalah setelah Lebaran. Biasanya setelah Lebaran—bahkan sebelum Lebaran—banyak karyawan yang sudah menyerahkan surat mengunduran diri dan mulai mencari pekerjaan baru.

Meskipun begitu, keputusan mengundurkan diri dari sebuah pekerjaan tetap harus dipertimbangkan dengan sangat matang. Jangan sampai keputusan yang kamu buat adalah hal emosi belaka saja. Oleh karena itu, jika kamu benar-benar ingin resign setelah Lebaran nanti, cobalah untuk memperhatikan empat hal berikut ini. 

1. Gunakan Jatah Cuti

img

Berapa sisa jatah cutimu? Nah, sebelum kamu mengundurkan diri dari pekerjaanmu, ada baiknya untuk memeriksa jatah cuti yang tersisa. Bila kamu masih memiliki jatah cuti, tidak ada salahnya untuk menggunakannya. Jika perusahaan memiliki kebijakan untuk mengganti jatah cuti dengan uang, kamu juga bisa memanfaatkan kebijakan ini sebagai uang tambahan ketika kamu mengundurkan diri.

2. Sudah Mendapatkan Pekerjaan Baru

img

Sebelum kamu memutuskan untuk resign setelah Lebaran, pastikan dulu kamu sudah mendapatkan pekerjaan baru. Jangan sampai kamu memutuskan resign, karena terburu-buru melihat kesempatan baru yang tidak jelas sehingga malah membuatmu ‘sengsara’. Kecuali bila kamu memang hanya berniat untuk berhenti bekerja saja tanpa mendapatkan pekerjaan baru.

Walaupun banyak kesempatan baru setelah Lebaran, tentunya hal ini buka menjadi jaminan kamu untuk mendaparkan pekerjaan dengan cepat. Jadi, berusaha bijaklah ketika menentukan keputusan untuk berhenti dari pekerjaan. Jangan lupa untuk selalu mengecek berbagai situs lowongan kerja, lalu pilih pekerjaan yang cocok dengan latar belakang pendidikan, keahlian, dan pengalaman kerjamu. 

3. Perhatikan Kondisi Keuangan